• Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Juni 26, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Berita

APBN Lampung Defisit Rp20,8 Triliun Akibat Belanja yang Membengkak

MeldaEditorMelda
Des 26, 2024
A A
APBN Lampung Defisit Rp20,8 Triliun Akibat Belanja yang Membengkak
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG – APBN Provinsi Lampung tercatat mengalami defisit sebesar Rp20,80 triliun per 13 Desember 2024. Hal ini disebabkan oleh realisasi belanja negara yang melebihi proyeksi.

Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Lampung, Mohammad Dody Fachrudin, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Desember 2024, pendapatan negara di Lampung tercatat sebesar Rp10,67 triliun, yang mencapari 93,63 persen dari target yang ditetapkan. Pendapatan ini tumbuh 14,87 persen dibandingkan tahun sebelumnya (yoy).

Namun, di sisi lain, belanja negara telah terealisasi mencapai Rp31,48 triliun, atau 93,76 persen dari pagu anggaran yang ditetapkan, dengan kenaikan sebesar 12,73 persen dibandingkan tahun lalu (yoy). Akibatnya, APBN Lampung mengalami defisit yang semakin melebar hingga mencapai Rp20,80 triliun, atau tumbuh 11,16 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

BeritaTerkait

No Content Available

Dody menjelaskan bahwa defisit ini menunjukkan bahwa APBN tengah berusaha keras secara ekspansif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Provinsi Lampung, meskipun tertekan oleh ketidakpastian ekonomi global.

“APBN tahun ini memang bekerja keras untuk mendukung pembangunan daerah di tengah tantangan ekonomi global yang penuh ketidakpastian,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

APBN 2025: Antisipasi Dinamika Global

Dody juga menyampaikan bahwa perencanaan APBN 2025 dilakukan dengan semangat keberlanjutan, optimisme, dan kehati-hatian dalam menghadapi dinamika global dan nasional.

“Desain APBN 2025 disusun untuk mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045 dan memberikan ruang untuk pelaksanaan program-program pemerintahan yang akan datang,” jelasnya.

Kenaikan PPN Dinilai Berdampak Signifikan

Di sisi lain, Pengamat Ekonomi dari Universitas Lampung, Asrian Hendi Cahya, mengingatkan bahwa rencana pemerintah untuk menaikkan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen akan berdampak signifikan terhadap perekonomian di Lampung.

Ia menjelaskan, kebijakan ini berpotensi membebani pelaku usaha dan masyarakat. Kenaikan PPN diperkirakan akan mempengaruhi daya beli masyarakat serta memperlambat pertumbuhan investasi di wilayah tersebut.

“Dampak langsung dari kenaikan PPN adalah meningkatnya biaya transaksi. Harga barang dan jasa akan naik, yang berujung pada penurunan permintaan masyarakat. Turunnya permintaan ini bisa berdampak pada berkurangnya produksi,” ujar Asrian.

Asrian juga menambahkan bahwa kenaikan PPN sebesar 1 persen dari 11 persen menjadi 12 persen bisa membuat harga barang naik sekitar 9 persen. “Kenaikan PPN biasanya akan dibebankan kepada konsumen, yang menyebabkan harga barang dan jasa meningkat,” tutupnya.

Tantangan Ekonomi di Provinsi Lampung

Dengan defisit yang terus melebar dan kebijakan perpajakan yang berpotensi mempengaruhi daya beli, tantangan ekonomi di Provinsi Lampung tetap membutuhkan perhatian serius. Pengelolaan APBN yang lebih efisien dan kebijakan perpajakan yang bijak akan menjadi kunci untuk mendorong pemulihan ekonomi yang berkelanjutan di daerah ini.***

Source: MELDA
Tags: 8 TriliunAkibat BelanjaAPBN LampungDefisit Rp20yang Membengkak
ShareTweetSendShare
Previous Post

Pj Gubernur Lampung Bahas Harga Singkong dengan 29 Perusahaan

Next Post

Jokowi Disebut Dalang Kenaikan PPN 12 Persen, Polemik Antara Partai Mengemuka

Related Posts

Penyekapan Perempuan Selama Tiga Tahun, Di Mana Peran Keluarga dan Tetangga?
Berita

Penyekapan Perempuan Selama Tiga Tahun, Di Mana Peran Keluarga dan Tetangga?

Jun 25, 2026
Data untuk Kebijakan atau Jalan Menuju Pajak Baru? Ini Kekhawatiran Warga soal Sensus Ekonomi
Berita

Data untuk Kebijakan atau Jalan Menuju Pajak Baru? Ini Kekhawatiran Warga soal Sensus Ekonomi

Jun 25, 2026
Andi Dermawan Jabat Kadis Koperindag UKM, Bupati Dorong Penguatan UMKM dan Koperasi
Berita

Andi Dermawan Jabat Kadis Koperindag UKM, Bupati Dorong Penguatan UMKM dan Koperasi

Jun 25, 2026
Khuzil Afwa Kahuripan Serahkan 175 Paket Bantuan untuk Yatim dan Disabilitas di Pringsewu
Berita

Khuzil Afwa Kahuripan Serahkan 175 Paket Bantuan untuk Yatim dan Disabilitas di Pringsewu

Jun 25, 2026
Dandim 0424 Tanggamus: TMMD Bukan Sekadar Bangun Jalan, Tapi Bangun Solidaritas Masyarakat
Berita

Dandim 0424 Tanggamus: TMMD Bukan Sekadar Bangun Jalan, Tapi Bangun Solidaritas Masyarakat

Jun 25, 2026
Wujudkan Kepastian Hukum Tanah, Panitia PTSL 2026 Kabupaten Pringsewu Resmi Dilantik
Berita

Wujudkan Kepastian Hukum Tanah, Panitia PTSL 2026 Kabupaten Pringsewu Resmi Dilantik

Jun 25, 2026
Next Post
Dukungan Jokowi Justru Menyebabkan Anjloknya Perolehan Suara RK-Suswono di Pilgub DKI

Jokowi Disebut Dalang Kenaikan PPN 12 Persen, Polemik Antara Partai Mengemuka

Wamendagri Tegaskan Tak Ada Intervensi ‘Parcok’ dalam Pilkada 2024

Gugatan Hasil Pilkada di MK Mayoritas dari Wilayah Indonesia Timur, Ini Penyebabnya

Partisipasi Pemilih di Bandar Lampung Hanya 52 Persen, Terendah di Lampung

Komisi II DPR Tegaskan Keinginan untuk Pertahankan KPU dan Bawaslu Sebagai Lembaga Permanen

Bawaslu Bandar Lampung Petakan TPS Rawan Jelang Pemilu 2024

Bawaslu Dorong Revisi UU Pemilu untuk Wujudkan Keterwakilan Perempuan yang Sebenarnya

Polda Lampung Imbau Pengelola Pantai Perketat Aturan Berenang Akibat Cuaca Ekstrem

Polda Lampung Imbau Pengelola Pantai Perketat Aturan Berenang Akibat Cuaca Ekstrem

banner 300250

Berita Terkini

  • Kult Kasino lisasi valikoimaansa 500 uutta kolikkopelia
  • Kolektivitas Jepang Diuji Kekuatan Individu Swedia di Dallas Stadium
  • Penyekapan Perempuan Selama Tiga Tahun, Di Mana Peran Keluarga dan Tetangga?
  • Базис работы Linux для новичков
  • Data untuk Kebijakan atau Jalan Menuju Pajak Baru? Ini Kekhawatiran Warga soal Sensus Ekonomi
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In