• Redaksi
  • Tentang Kami
Senin, Maret 16, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Berita

Baru 20 SPBU Gunakan Alat Penangkap Uap Bensin, AJV Desak Solusi Lindungi Masyarakat

MeldaEditorMelda
Mar 15, 2026
A A
Baru 20 SPBU Gunakan Alat Penangkap Uap Bensin, AJV Desak Solusi Lindungi Masyarakat
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG- Aliansi Jurnalis Video (AJV) bidang Lingkungan Hidup menggelar diskusi publik bertema “Uap Beracun Berbahaya (VOCs) di POM Bensin (SPBU), Bagaimana Solusinya?” di Hotel Amaris Pancoran, Jakarta, Sabtu (14/3/2026). Diskusi ini mengangkat persoalan emisi uap bahan bakar di SPBU yang dinilai berpotensi berdampak pada kesehatan manusia sekaligus lingkungan.

Ketua AJV, Chandra, mengatakan kegiatan tersebut merupakan diskusi ketiga yang digelar AJV untuk membahas isu uap bahan bakar di SPBU. Ia berharap forum ini mampu melahirkan solusi konkret agar masyarakat merasa aman ketika berada di area SPBU.

“Ini sudah beberapa kali kami lakukan. Harapannya diskusi ketiga ini dapat menghasilkan rekomendasi nyata sehingga masyarakat tidak lagi ragu atau khawatir saat datang ke SPBU,” ujar Chandra.

BeritaTerkait

Layanan 110 Polri Siaga 24 Jam, Pemudik Mogok di Bakauheni Langsung Tertangani

H-7 Lebaran, Arus Penyeberangan Jawa–Sumatera Naik Tajam Dibanding Tahun Lalu

Ia menambahkan, hasil diskusi diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang mampu melindungi masyarakat dari paparan uap bahan bakar berbahaya.

Dalam diskusi tersebut, Brigitta Manohara menjelaskan bahwa sebenarnya sudah tersedia teknologi yang mampu menangkap uap bensin yang selama ini terlepas ke udara. Uap tersebut bahkan dapat dikondensasikan kembali menjadi bahan bakar.

ADVERTISEMENT

“Jika dihitung secara nasional, uap bensin yang terlepas ini bisa menimbulkan kerugian hingga sekitar Rp3,8 triliun per tahun. Jika uap itu bisa ditangkap dan diolah kembali, selain mengurangi pencemaran juga dapat mengembalikan nilai ekonominya,” jelas Brigitta.

Sementara itu, ahli pemasangan alat Vapor Recovery System (VRS), Baidi, menjelaskan bahwa teknologi tersebut dirancang untuk menangkap uap Volatile Organic Compounds (VOCs) yang muncul dari proses pengisian maupun penyimpanan bahan bakar di SPBU.

Menurutnya, mesin VRS bekerja dengan memanfaatkan tekanan uap bahan bakar yang masuk ke dalam sistem. Uap tersebut kemudian melalui proses penyulingan dan pendinginan hingga kembali berubah menjadi bahan bakar.

“Prosesnya sekitar 30 menit sampai satu jam hingga kembali menjadi BBM. Dari mesin awal, alat ini mampu menangkap sekitar 75 hingga 80 persen uap VOC,” ujar Baidi.

Ia menjelaskan, kehilangan bahan bakar akibat penguapan biasanya berkisar antara 0,12 hingga 0,2 persen atau sekitar 12 liter. Dengan teknologi VRS, sebagian besar uap tersebut dapat ditangkap kembali.

Saat ini, kata Baidi, alat tersebut telah dipasang di sekitar 20 SPBU di wilayah Jabodetabek. Mesin dengan tinggi sekitar dua meter dan panjang 180 sentimeter itu memiliki masa pakai antara lima hingga sepuluh tahun, tergantung pada perawatan.

Namun demikian, teknologi tersebut masih diimpor dari Korea Selatan dengan harga sekitar Rp600 juta per unit.

“Supaya mesin bekerja optimal, kondisi tangki pendam di SPBU harus baik, terutama pada bagian main hole. Jika ada kebocoran di bagian tersebut, mesin tidak dapat menangkap uap secara maksimal,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat sebenarnya dapat merasakan keberadaan uap bahan bakar tersebut secara kasat indera melalui bau bensin yang cukup kuat di area SPBU. Dalam beberapa kasus, paparan uap tersebut dapat menyebabkan pusing dan mual.

Dalam kesempatan yang sama, Dr. Angga Wira dari Satuan Pengawas SKK Migas yang juga Staf Khusus Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menilai isu ini sangat relevan karena berkaitan langsung dengan kesehatan masyarakat serta standar infrastruktur SPBU.

Menurutnya, beberapa komponen VOC memiliki dampak serius bagi kesehatan manusia.

“Beberapa komponen VOC berdampak pada kesehatan, seperti benzena yang bersifat karsinogen, etilbenzena yang juga berpotensi karsinogen, toluena yang dapat menyebabkan gangguan saraf, xilena yang bersifat iritan, serta n-hexana yang merupakan neurotoksin,” jelas Angga.

Ia menyebutkan pemerintah membuka peluang untuk membahas lebih lanjut teknologi pengendalian uap bahan bakar tersebut melalui forum diskusi lanjutan bersama berbagai pihak.

“Kementerian ESDM akan memfasilitasi diskusi lebih lanjut dengan Direktur Teknik Lingkungan untuk membahas kemungkinan teknologi ini menjadi bagian dari standar atau persyaratan dalam penerbitan perizinan SPBU,” ujarnya.

Meski demikian, Angga mengingatkan bahwa kondisi usaha pengelola SPBU juga perlu diperhatikan. Saat ini margin usaha SPBU dinilai semakin tipis, sementara investasi untuk satu unit mesin VRS mencapai sekitar Rp600 juta atau sekitar 10 persen dari total investasi pembangunan SPBU.

Ke depan, pemerintah juga mendorong kemungkinan produksi alat serupa di dalam negeri agar biaya investasi menjadi lebih terjangkau.

Diskusi ini diharapkan menjadi langkah awal menuju pengelolaan SPBU yang lebih ramah lingkungan atau Go Green, sekaligus melindungi pekerja dan masyarakat dari paparan uap bahan bakar berbahaya.***

ShareTweetSendShare
Previous Post

Layanan 110 Polri Siaga 24 Jam, Pemudik Mogok di Bakauheni Langsung Tertangani

Related Posts

Layanan 110 Polri Siaga 24 Jam, Pemudik Mogok di Bakauheni Langsung Tertangani
Berita

Layanan 110 Polri Siaga 24 Jam, Pemudik Mogok di Bakauheni Langsung Tertangani

Mar 15, 2026
H-7 Lebaran, Arus Penyeberangan Jawa–Sumatera Naik Tajam Dibanding Tahun Lalu
Berita

H-7 Lebaran, Arus Penyeberangan Jawa–Sumatera Naik Tajam Dibanding Tahun Lalu

Mar 15, 2026
Unit Jatanras Polres Lamsel Tangkap Pelaku Pencurian Motor di Sragi
Berita

Unit Jatanras Polres Lamsel Tangkap Pelaku Pencurian Motor di Sragi

Mar 15, 2026
Pelayanan Pertanahan Tetap Jalan Saat Libur Nasional, ATR/BPN Siapkan Layanan Terbatas
Berita

Pelayanan Pertanahan Tetap Jalan Saat Libur Nasional, ATR/BPN Siapkan Layanan Terbatas

Mar 15, 2026
LSM PRO RAKYAT Evaluasi Setahun Kepemimpinan Saleh–Agus di Tanggamus
Berita

LSM PRO RAKYAT Evaluasi Setahun Kepemimpinan Saleh–Agus di Tanggamus

Mar 15, 2026
Laskar Lampung Desak Polda Ungkap Aktor Besar di Balik Tambang Emas Ilegal Way Kanan
Bandar Lampung

Laskar Lampung Desak Polda Ungkap Aktor Besar di Balik Tambang Emas Ilegal Way Kanan

Mar 14, 2026
banner 300250

Berita Terkini

  • Baru 20 SPBU Gunakan Alat Penangkap Uap Bensin, AJV Desak Solusi Lindungi Masyarakat
  • Layanan 110 Polri Siaga 24 Jam, Pemudik Mogok di Bakauheni Langsung Tertangani
  • H-7 Lebaran, Arus Penyeberangan Jawa–Sumatera Naik Tajam Dibanding Tahun Lalu
  • Unit Jatanras Polres Lamsel Tangkap Pelaku Pencurian Motor di Sragi
  • The Ultimate Guide to Playing Roulette for Free Online
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In