PANTAU LAMPUNG- Memasuki satu tahun kepemimpinan Bupati Radityo Egi Pratama, LSM PRO RAKYAT menilai momentum ini penting untuk melakukan evaluasi pembangunan sekaligus mendorong kebangkitan kembali wajah ibu kota kabupaten, Kalianda. Organisasi masyarakat tersebut menilai potensi besar Lampung Selatan harus dikelola lebih serius agar mampu menjadi pusat pariwisata, logistik, dan ekonomi di wilayah selatan Sumatera.
Pernyataan itu disampaikan Ketua Umum LSM PRO RAKYAT Aqrobin AM bersama Sekretaris Umum Johan Alamsyah kepada awak media di Bandar Lampung, Rabu (11/3/2026).
Tahun Pertama Kepemimpinan Penuh Tantangan
Menurut Aqrobin, tahun pertama kepemimpinan Radityo Egi tidak dimulai dalam kondisi yang mudah. Sejumlah kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat serta kondisi APBD yang disusun pada masa penjabat bupati menjadi tantangan awal bagi pemerintahan baru.
Meski demikian, ia menilai kepemimpinan Radityo Egi mampu melewati fase awal pemerintahan dengan cukup baik.
“Kami melihat Bupati Lampung Selatan mulai menjalankan program pembangunan lima tahun ke depan untuk mewujudkan Lampung Selatan yang lebih maju,” ujar Aqrobin.
Salah satu program yang dinilai memiliki potensi besar adalah gagasan eduwisata yang didorong oleh Ibu Bupati Zita Anjani. Program ini dianggap selaras dengan potensi alam dan kekayaan wisata yang dimiliki daerah tersebut.
Kalianda Dinilai Perlu Pembenahan Serius
Sementara itu, Johan Alamsyah menilai harapan terbesar masyarakat saat ini adalah pembenahan wajah Kota Kalianda sebagai ibu kota kabupaten.
Menurutnya, kondisi kota saat ini memerlukan perhatian serius, terutama terkait infrastruktur jalan, trotoar, ruang terbuka hijau, hingga pencahayaan kota pada malam hari.
“Kalianda dulu dikenal sebagai kota yang bersih dan rapi. Saat ini kondisinya perlu pembenahan serius agar kembali menjadi wajah kebanggaan Lampung Selatan,” ujar Johan.
Ia menilai Kota Kalianda seharusnya menjadi etalase pariwisata daerah karena berada di jalur strategis menuju berbagai destinasi wisata di Lampung Selatan.
Potensi Strategis Lampung Selatan
LSM PRO RAKYAT juga menilai Lampung Selatan memiliki keunggulan strategis dibanding banyak daerah lain di Provinsi Lampung. Selain memiliki pelabuhan utama di Pelabuhan Bakauheni, daerah ini juga didukung konektivitas tol serta keberadaan kampus teknologi besar di Sumatera, yakni Institut Teknologi Sumatera.
Menurut Johan, potensi tersebut bisa menjadikan Lampung Selatan sebagai pusat logistik, pariwisata, dan industri di wilayah Sumatera bagian selatan.
“Jika dirancang dengan baik, Lampung Selatan bisa menjadi simpul ekonomi yang kuat di kawasan ini,” katanya.
Usulan Strategis untuk Infrastruktur dan Logistik
Dalam kesempatan itu, LSM PRO RAKYAT juga mengusulkan sejumlah gagasan strategis, salah satunya pelebaran jalan pesisir Lampung Selatan untuk mendukung sektor pariwisata sekaligus meningkatkan jalur evakuasi di kawasan rawan bencana.
Selain itu, mereka juga mendorong pemerintah pusat mengembangkan Pelabuhan Bakauheni agar tidak hanya menjadi pelabuhan penyeberangan, tetapi juga berfungsi sebagai pelabuhan internasional untuk aktivitas bongkar muat barang.
Subjudul: Pentingnya Sistem Merit dalam Birokrasi
Aqrobin menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah juga sangat ditentukan oleh tata kelola birokrasi yang profesional.
Ia mengingatkan agar pengisian jabatan di lingkungan pemerintah daerah tetap berlandaskan sistem merit, bukan kedekatan personal.
“Orang yang tepat harus ditempatkan di posisi yang tepat. Jangan sampai muncul fenomena karier mendadak tanpa proses yang jelas,” ujarnya.
LSM PRO RAKYAT juga mendorong penerapan sistem reward dan punishment secara konsisten bagi Aparatur Sipil Negara agar tercipta birokrasi yang profesional dan berintegritas.
Dengan arah pembangunan yang jelas serta tata kelola pemerintahan yang baik, mereka optimistis kepemimpinan Radityo Egi dapat merealisasikan berbagai program strategis untuk kemajuan Lampung Selatan.****











