• Redaksi
  • Tentang Kami
Rabu, Februari 11, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Ruwa Jurai Bandar Lampung

Kurangi Limbah Rumah Tangga, KKN ITERA Terapkan Metode Takakura

MeldaEditorMelda
Feb 11, 2026
A A
Kurangi Limbah Rumah Tangga, KKN ITERA Terapkan Metode Takakura
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG- Persoalan sampah organik rumah tangga masih menjadi tantangan lingkungan di banyak wilayah pedesaan, termasuk Desa Purworejo, Kecamatan Kota Gajah, Kabupaten Lampung Tengah. Kebiasaan membuang sisa dapur tanpa pengolahan tak hanya memicu bau tak sedap, tetapi juga berpotensi mencemari lingkungan dan menjadi sumber penyakit. Menjawab persoalan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata–Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) 151 Institut Teknologi Sumatera (ITERA) hadir membawa solusi ramah lingkungan melalui edukasi dan praktik pengelolaan sampah organik metode Takakura.

Kegiatan ini menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa ITERA kepada masyarakat dengan tujuan mendorong perubahan perilaku warga dalam mengelola sampah rumah tangga secara mandiri, murah, dan berkelanjutan.

Sampah Organik Jadi Persoalan Lingkungan Desa

Berdasarkan hasil observasi lapangan mahasiswa KKN-PPM 151 ITERA, sebagian besar warga Desa Purworejo masih mencampur sampah organik dengan sampah lainnya, lalu membuangnya tanpa proses pengolahan. Praktik ini dinilai berisiko menurunkan kualitas kebersihan lingkungan desa serta mempercepat timbulnya pencemaran.

BeritaTerkait

Edukasi Berkelanjutan, KKN ITERA Bangun Taman TOGA dan Kampanye Ecobrick di Desa

Wabup Pringsewu Buka Pembinaan TPS3R & TPST, Netizen: “Saatnya Semua Peduli Sampah!”

Melalui kegiatan sosialisasi, mahasiswa ITERA menekankan pentingnya pemilahan sampah sejak dari rumah, khususnya memisahkan sampah organik dan anorganik. Langkah sederhana ini menjadi fondasi utama dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang efektif di tingkat rumah tangga.

Metode Takakura: Sederhana, Murah, dan Mudah Diterapkan

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa KKN-PPM 151 memperkenalkan metode Takakura sebagai alternatif pengolahan sampah organik. Metode ini menggunakan keranjang kompos yang diisi sampah sisa dapur dan bahan pendukung lainnya untuk menghasilkan pupuk kompos.

ADVERTISEMENT

Metode Takakura dipilih karena prosesnya sederhana, tidak membutuhkan biaya besar, serta cocok diterapkan di lingkungan pedesaan. Selain mampu mengurangi volume sampah rumah tangga, hasil komposnya juga dapat dimanfaatkan untuk tanaman pekarangan dan pertanian skala kecil.

Praktik Langsung Bersama Warga

Tidak hanya berhenti pada sosialisasi, mahasiswa ITERA juga mengajak warga Desa Purworejo untuk melakukan praktik langsung pembuatan kompos menggunakan metode Takakura. Warga dilibatkan mulai dari proses pemilahan sampah, penyusunan keranjang kompos, hingga perawatan kompos agar dapat menghasilkan pupuk yang optimal.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat dan pemerintah desa. Salah satu perangkat Desa Purworejo menyampaikan apresiasi atas program yang dinilai aplikatif dan mudah dipraktikkan oleh warga.

“Program ini sangat bermanfaat dan mudah diterapkan oleh masyarakat. Kami berharap warga bisa mulai mengelola sampah organik secara mandiri di rumah masing-masing,” ujarnya.

Dorong Desa Bersih dan Berkelanjutan

Melalui edukasi dan pendampingan ini, mahasiswa KKN-PPM 151 ITERA berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah organik dapat meningkat. Pengelolaan sampah yang baik diharapkan mampu menciptakan lingkungan desa yang lebih bersih, sehat, serta mendukung prinsip pembangunan berkelanjutan berbasis partisipasi masyarakat.

Program ini sekaligus menjadi contoh nyata kontribusi perguruan tinggi dalam membantu menyelesaikan persoalan lingkungan di tingkat desa melalui pendekatan edukatif dan solutif.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Desa PurworejoKKN ITERAKompos Rumah Tanggalingkungan bersihMetode TakakuraPengabdian MahasiswaSampah Organik
ShareTweetSendShare
Previous Post

Play Live Roulette UK Low Volatility: A Comprehensive Guide

Next Post

Revitalisasi Dipasena Masuk Prioritas RPJMN 2025–2029, Panen Udang Jadi Tonggak Awal

Related Posts

Edukasi Berkelanjutan, KKN ITERA Bangun Taman TOGA dan Kampanye Ecobrick di Desa
Bandar Lampung

Edukasi Berkelanjutan, KKN ITERA Bangun Taman TOGA dan Kampanye Ecobrick di Desa

Feb 11, 2026
Revitalisasi Dipasena Masuk Prioritas RPJMN 2025–2029, Panen Udang Jadi Tonggak Awal
Berita

Revitalisasi Dipasena Masuk Prioritas RPJMN 2025–2029, Panen Udang Jadi Tonggak Awal

Feb 11, 2026
LSM PRO RAKYAT Ungkap Pola Pagu-HPS Tak Wajar di Proyek SPAM Tanggamus
Berita

LSM PRO RAKYAT Ungkap Pola Pagu-HPS Tak Wajar di Proyek SPAM Tanggamus

Feb 11, 2026
Enam Bulan Sekolah Ilegal, Kasus SMA Siger Masuk Tahap Pemeriksaan Yayasan
Bandar Lampung

Enam Bulan Sekolah Ilegal, Kasus SMA Siger Masuk Tahap Pemeriksaan Yayasan

Feb 11, 2026
GMNI Metro: Pembangunan Kota Jangan Dikorbankan demi Tekanan Kelompok
Berita

GMNI Metro: Pembangunan Kota Jangan Dikorbankan demi Tekanan Kelompok

Feb 10, 2026
Opening Ceremony LK II HMI Kotabumi Diikuti Kader dari Berbagai Daerah
Berita

Opening Ceremony LK II HMI Kotabumi Diikuti Kader dari Berbagai Daerah

Feb 10, 2026
Next Post
Revitalisasi Dipasena Masuk Prioritas RPJMN 2025–2029, Panen Udang Jadi Tonggak Awal

Revitalisasi Dipasena Masuk Prioritas RPJMN 2025–2029, Panen Udang Jadi Tonggak Awal

Edukasi Berkelanjutan, KKN ITERA Bangun Taman TOGA dan Kampanye Ecobrick di Desa

Edukasi Berkelanjutan, KKN ITERA Bangun Taman TOGA dan Kampanye Ecobrick di Desa

Ruletka Kasyno Gra - Recenzja Eksperta

banner 300250

Berita Terkini

  • Ruletka Kasyno Gra – Recenzja Eksperta
  • Edukasi Berkelanjutan, KKN ITERA Bangun Taman TOGA dan Kampanye Ecobrick di Desa
  • Revitalisasi Dipasena Masuk Prioritas RPJMN 2025–2029, Panen Udang Jadi Tonggak Awal
  • Kurangi Limbah Rumah Tangga, KKN ITERA Terapkan Metode Takakura
  • Play Live Roulette UK Low Volatility: A Comprehensive Guide
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In