PANTAU LAMPUNG- Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 H, Keluarga Besar Al Ishlah Pringsewu menggelar Sedekah Akbar Pringsewu dengan membagikan ratusan kilogram beras kepada guru ngaji, marbot masjid, dan penjaga makam sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan ukhuwah Islamiyah.
Sedekah Akbar Pringsewu Sambut Ramadhan
Kegiatan Sedekah Akbar Pringsewu digelar di halaman Masjid Al Ishlah Pringsewu pada Minggu (8/2/2026) dan terbuka untuk masyarakat umum. Acara ini menjadi momentum kebersamaan menjelang bulan suci dengan mengajak warga untuk berbagi kepada sesama.
Fokus utama dalam Sedekah Akbar Pringsewu adalah program “Sedekah Beras Serentak” yang ditujukan khusus bagi Hamba Allah Istimewa (HAI), yakni para guru ngaji, marbot masjid, serta penjaga makam di wilayah Pekon Klaten, Kecamatan Gadingrejo, dan sekitarnya.
Ratusan Kilogram Beras Terkumpul dari Donasi Warga
Ketua Yayasan Ishlahul Umat Lampung, Ustazd Latief Al Imami, mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme masyarakat dalam kegiatan Sedekah Akbar Pringsewu. Donasi yang terkumpul mencapai ratusan kilogram beras dari para dermawan.
“Beras ini nantinya akan dibagikan kepada para guru ngaji, marbot masjid hingga penggali makam di seputaran Pekon Klaten Kecamatan Gadingrejo dan sekitarnya,” ujarnya.
Menurutnya, Sedekah Akbar Pringsewu menjadi bukti kepedulian masyarakat yang ingin berbagi keberkahan menjelang Ramadhan.
Ngaji Bareng dan Kebersamaan Warnai Acara
Selain pembagian bantuan, Sedekah Akbar Pringsewu juga diisi dengan berbagai kegiatan kebersamaan. Masyarakat mengikuti ngaji bareng, menikmati jajanan tradisional, serta minuman hangat sarabba, minuman jahe khas Makassar.
Pengunjung juga berkesempatan mengikuti pengundian kupon berhadiah yang dibagikan langsung di lokasi, sehingga suasana semakin meriah dan penuh kebersamaan.
Momentum Sedekah Akbar Pringsewu ini diharapkan mampu mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat.
Harapan Jadi Gerakan Sosial Berkelanjutan
Ustazd Latief berharap Sedekah Akbar Pringsewu tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan sosial yang berkelanjutan setiap tahun.
“Kami berharap ‘Sedekah Akbar’ ini tidak hanya sekadar bagi-bagi beras, tetapi menjadi momentum untuk membangun kepedulian sosial yang berkelanjutan. Semoga dengan berbagi di penghujung bulan Syaban ini, kita semua bisa memasuki Ramadhan dengan hati yang lebih lapang dan siap menerima keberkahan,” ujarnya.***







