PANTAU LAMPUNG- Tren mobilitas masyarakat yang terus meningkat mendorong ASDP memperkuat digitalisasi layanan penyeberangan. Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan pencapaian Ferizy bukan hanya soal angka, tetapi bukti konsistensi ASDP dalam membangun transportasi yang lebih efisien.
“Capaian ini menunjukkan Ferizy telah menjadi bagian dari perubahan besar layanan penyeberangan nasional. Bukan hanya sistem tiket digital, tetapi fondasi transformasi menyeluruh untuk menghadirkan layanan yang lebih tertib, modern, dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Heru.
Pada Januari 2026, Ferizy mencatat kenaikan 61.980 pengguna dibanding Desember 2025 yang berjumlah 3,44 juta pengguna. Pertumbuhan ini menunjukkan adopsi layanan digital semakin luas di berbagai lintasan penyeberangan.
Ekspansi Ferizy di 58 Pelabuhan, Target Tambah 10 Pelabuhan Baru
ASDP terus memperluas implementasi Ferizy yang kini beroperasi di 58 pelabuhan di seluruh Indonesia. Sepanjang 2026, ASDP menargetkan ekspansi ke 10 pelabuhan tambahan, memastikan layanan digital semakin merata pada simpul-simpul transportasi penyeberangan.
Digitalisasi ini menjadi fondasi penting dalam meningkatkan ketertiban arus kendaraan dan penumpang, sekaligus mendorong efisiensi operasional pelabuhan di seluruh wilayah.
Aman, Fleksibel, dan Minim Antre Berkat Tiket Digital
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menegaskan Ferizy memberikan kemudahan signifikan bagi masyarakat. Tiket dapat diterima melalui WhatsApp atau email, dengan metode pembayaran digital yang aman dan fleksibel.
“Digitalisasi Ferizy membuat masyarakat tidak perlu lagi mengantre di pelabuhan. Sistem ini juga membantu pengaturan arus kendaraan dan penumpang sehingga kepadatan dapat ditekan, terutama menjelang Angkutan Lebaran 2026,” ujarnya.
Menurut Windy, peningkatan layanan dilakukan menyeluruh, mulai dari kesiapan armada, fasilitas pelabuhan, hingga kualitas pelayanan petugas. Nilai #MelayaniSepenuhHati terus menjadi budaya pelayanan ASDP.
Ferizy juga memungkinkan pembelian tiket hingga H-60, membantu ketepatan jadwal kapal dan meningkatkan keselamatan perjalanan melalui pengaturan trafik yang lebih terukur.
Kesiapan Armada: Merak–Bakauheni Siagakan 75 Kapal, Ketapang–Gilimanuk 56 Kapal
Di lintasan Merak–Bakauheni, ASDP menyiapkan 75 kapal, termasuk peningkatan kapasitas dermaga Ciwandan, Dermaga Express, dan pelabuhan contingency.
Sementara di lintasan Ketapang–Gilimanuk, sebanyak 56 kapal dioperasikan, termasuk kapal berkapasitas besar untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dan penumpang.
Melalui penguatan digitalisasi dan kesiapan operasional ini, ASDP menegaskan komitmennya mengembangkan Ferizy sebagai platform layanan penyeberangan yang andal, modern, tertib, dan berkelanjutan.***








