PANTAU LAMPUNG- Dinamika jelang Musyawarah Daerah (Musda) IV Partai Golkar Kabupaten Pringsewu mulai menghangat. Sejumlah nama yang digadang-gadang sebagai bakal calon Ketua DPD Partai Golkar Pringsewu disebut telah bertemu langsung dengan Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Hanan A. Razak, untuk menyampaikan kesiapan dan niat politik mereka.
Menjelang Musda IV Partai Golkar Pringsewu, tiga tokoh internal partai telah menghadap Ketua DPD Golkar Lampung. Proses musyawarah mufakat kembali menjadi kunci penentuan kepemimpinan Golkar Pringsewu ke depan.
Tiga Nama Mencuat Jelang Musda Golkar Pringsewu
Ketua Pelaksana Musda IV Partai Golkar Kabupaten Pringsewu, Sagang Nainggolan, mengungkapkan bahwa hingga saat ini terdapat tiga nama yang mencuat sebagai bakal calon ketua. Ketiganya adalah Suherman yang pernah menjabat Ketua Golkar Pringsewu selama dua periode, Sagang Nainggolan sendiri yang merupakan mantan Sekretaris Golkar Pringsewu, serta Dr. Fauzi yang juga dikenal sebagai mantan Wakil Bupati Pringsewu.
“Ketiga nama tersebut sudah menghadap Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, Pak Hanan A. Razak, untuk menyampaikan niat memimpin Golkar Pringsewu. Termasuk saya sendiri juga sudah menghadap Pak Hanan,” ujar Sagang Nainggolan, Selasa, 13 Januari 2026.
Waktu Musda Masih Menunggu Instruksi Provinsi
Terkait pelaksanaan Musda IV Partai Golkar Pringsewu, Sagang menjelaskan bahwa panitia masih menunggu instruksi resmi dari DPD Partai Golkar Provinsi Lampung. Meski demikian, panitia internal telah melakukan proyeksi waktu pelaksanaan.
“Untuk waktu dan tempat Musda, semuanya masih menunggu instruksi dari provinsi. Tapi secara perkiraan, Musda bisa digelar sekitar tanggal 9 Februari 2026,” katanya.
Golkar Tetap Pegang Musyawarah Mufakat
Sagang menegaskan bahwa mekanisme Musda Partai Golkar tidak mengenal sistem pendaftaran calon ketua seperti partai politik lainnya. Penentuan ketua dilakukan melalui musyawarah mufakat yang menjadi tradisi dan kultur organisasi Golkar.
“Di Golkar tidak ada pendaftaran calon. Kita mengedepankan musyawarah mufakat. Jadi mufakat dulu, baru Musda digelar,” jelasnya.
Ia menambahkan, para tokoh yang telah menghadap Ketua DPD Golkar Provinsi Lampung juga telah menyampaikan visi dan misi masing-masing apabila diberi amanah memimpin Golkar Pringsewu.
Internal Partai Tetap Kondusif
Menurut Sagang, budaya musyawarah mufakat sudah dipahami seluruh kader Golkar sehingga dinamika internal tetap berjalan kondusif.
“Di internal Golkar, musyawarah mufakat itu sudah menjadi pemahaman bersama. Buktinya Musda DPD Partai Golkar Provinsi Lampung juga berjalan dengan musyawarah mufakat dan tetap kondusif,” ujarnya.
Nama Lain Ikut Mengemuka
Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Golkar Pringsewu Ahmad Muslim menyebut bahwa selain tiga nama tersebut, ada satu nama lain yang juga santer disebut memiliki peluang memimpin Golkar Pringsewu.
“Nama-nama yang sering dibicarakan di internal antara lain Suherman, Sagang Nainggolan, Dr. Fauzi, dan juga Hi. Joko Iswahyudi,” kata Ahmad Muslim.
Adapun Hi. Joko Iswahyudi secara terpisah menyatakan bahwa keputusan akhir mengenai calon ketua DPD Partai Golkar Pringsewu tetap berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar.***










