• Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, Juni 18, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Berita

Dishut Lampung Klarifikasi Penebangan di Pesisir Barat, TNI Turun Tangan

MeldaEditorMelda
Des 14, 2025
A A
Dishut Lampung Klarifikasi Penebangan di Pesisir Barat, TNI Turun Tangan
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG – Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Lampung memberikan klarifikasi terkait dugaan penebangan liar yang ramai diperbincangkan di wilayah Sahbardong, Kabupaten Pesisir Barat. Kepala Dishut Lampung, Yanyan Ruchyansyah, menegaskan bahwa lokasi penebangan sementara hasil penelusuran berada di luar kawasan hutan, sehingga aktivitas tersebut tidak memerlukan izin kehutanan.

Menurut Yanyan, titik penebangan berjarak sekitar 2,8 kilometer dari batas kawasan hutan. “Penebangan di atas lahan hak milik tidak memerlukan izin kehutanan, selama tidak berada dalam kawasan hutan,” jelasnya saat Dialog Lingkungan yang digelar oleh Himpunan Mahasiswa Kehutanan Universitas Lampung (Hima Sylva) pada Sabtu (13/12/2025). Ia menambahkan, pihak yang melakukan penebangan diduga membeli lahan dari seseorang yang mengaku pemilik, namun status kepemilikan resmi masih dalam penelusuran Dishut.

Menanggapi keresahan warga, TNI melalui Kodim 0422/Lampung Barat juga mengambil langkah antisipatif. Komandan Kodim, Letkol Inf Rizky Kurniawan, menyatakan bahwa jajarannya diperintahkan untuk menghentikan sementara aktivitas penebangan. “Danramil dan Babinsa sudah saya perintahkan untuk menghentikan kegiatan tersebut. Masyarakat khawatir terjadi bencana akibat perubahan fungsi lahan,” ujarnya. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir risiko ekologis hingga status lahan lebih jelas.

BeritaTerkait

Bawaslu Pesisir Barat Ajak Pemilih Pemula Awasi Pemilu Sejak Dini

Danlanal Lampung Perkuat Hubungan dengan Pemkab Pesisir Barat, Kunjungi Posal Bengkunat

Selain itu, Dishut Lampung memastikan pemantauan terus berjalan dan membuka ruang pengaduan masyarakat. “Kami tetap memantau dan mengimbau penghentian sementara penebangan untuk mengantisipasi potensi dampak lingkungan, meski status lahan masih dalam kajian,” ungkap Yanyan. Hal ini juga menjadi upaya Dishut menjaga keseimbangan ekologis dan mencegah dampak negatif bagi masyarakat sekitar.

Dialog lingkungan yang digelar Hima Sylva menghadirkan akademisi, aktivis lingkungan, mahasiswa, dan perwakilan media. Beberapa isu penting mengemuka, termasuk fragmentasi habitat, perbedaan data antara temuan lapangan dan informasi resmi, serta pentingnya respons cepat aparat terhadap potensi kerusakan lingkungan. Aktivis lingkungan Almuhery Ali Al Paksi menekankan partisipasi publik dalam pengawasan. “Masyarakat perlu terlibat untuk memastikan apakah penebangan ini benar berada di lahan pribadi atau tidak,” katanya.

ADVERTISEMENT

Diskusi ditutup dengan pernyataan sikap yang menekankan transparansi pengelolaan kawasan hutan, penegakan hukum yang tegas, serta pelibatan publik dan mahasiswa dalam pengawasan kebijakan kehutanan. Para peserta menilai bahwa berbagai bencana ekologis dan konflik satwa-manusia sering terkait dengan penyempitan kawasan hutan dan lemahnya pengelolaan lingkungan, sehingga pencegahan kerusakan hutan menjadi tanggung jawab bersama.***

Source: WAHYUDIN
Tags: Dishut LampungHima SylvaPenebangan LahanPengawasan LingkunganPESISIR BARAT
ShareTweetSendShare
Previous Post

Polres Tanggamus Kawal Pasar Murah Artha Graha Peduli di Pekon 3T

Next Post

Fauzi Terpilih Kembali Pimpin ORARI Lokal Pringsewu 2025-2028

Related Posts

Anak Pensiunan Guru Bongkar Dugaan Mandeknya Tabungan Anggota KPRI Handayani
Bandar Lampung

Anak Pensiunan Guru Bongkar Dugaan Mandeknya Tabungan Anggota KPRI Handayani

Jun 18, 2026
Diskusi Ricuh hingga Kritik BEM, Reformasi Jilid 2 Kian Diperdebatkan
Berita

Diskusi Ricuh hingga Kritik BEM, Reformasi Jilid 2 Kian Diperdebatkan

Jun 17, 2026
Bukan Sekadar Lomba, Event Sound System Miniatur Ini Siap Jadi Magnet Wisata Lampung Selatan
Berita

Bukan Sekadar Lomba, Event Sound System Miniatur Ini Siap Jadi Magnet Wisata Lampung Selatan

Jun 17, 2026
Tim Kemendagri Tinjau Sentra Mocaf Pringsewu, Dorong Pengembangan Industri Pangan Lokal
Berita

Tim Kemendagri Tinjau Sentra Mocaf Pringsewu, Dorong Pengembangan Industri Pangan Lokal

Jun 17, 2026
LKPD Pringsewu 2025 Raih WTP, Tindak Lanjut Rekomendasi BPK Tertinggi di Lampung
Berita

LKPD Pringsewu 2025 Raih WTP, Tindak Lanjut Rekomendasi BPK Tertinggi di Lampung

Jun 17, 2026
HUT ke-344 Bandar Lampung Jadi Momentum Evaluasi, Warga Soroti Kebijakan Pemkot
Bandar Lampung

HUT ke-344 Bandar Lampung Jadi Momentum Evaluasi, Warga Soroti Kebijakan Pemkot

Jun 17, 2026
Next Post
Fauzi Terpilih Kembali Pimpin ORARI Lokal Pringsewu 2025-2028

Fauzi Terpilih Kembali Pimpin ORARI Lokal Pringsewu 2025-2028

Sudiyono Gelar Reses Bahas Infrastruktur dan Kesejahteraan Warga Pringsewu

Sudiyono Gelar Reses Bahas Infrastruktur dan Kesejahteraan Warga Pringsewu

Rusmanto Perjuangkan Aspirasi Warga Purwodadi Lewat Reses DPRD

Rusmanto Perjuangkan Aspirasi Warga Purwodadi Lewat Reses DPRD

Dedi Sutarno Dorong Normalisasi Sungai dan Perbaikan Infrastruktur Ambarawa

Dedi Sutarno Dorong Normalisasi Sungai dan Perbaikan Infrastruktur Ambarawa

Lusi Ariyanti Perjuangkan Infrastruktur dan Kesejahteraan Warga Sukoharjo

Lusi Ariyanti Perjuangkan Infrastruktur dan Kesejahteraan Warga Sukoharjo

banner 300250

Berita Terkini

  • Anak Pensiunan Guru Bongkar Dugaan Mandeknya Tabungan Anggota KPRI Handayani
  • The Rise of Live Dealer Games in Online Casinos
  • The Impact of Artificial Intelligence on Casino Operations
  • The Rise of Mobile Gaming in the Casino Industry
  • будущее живых дилеров в онлайн -казино
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In