PANTAU LAMPUNG – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Selatan kembali mencatat prestasi membanggakan. Dalam survei pengukuran Indeks Kapabilitas Rehabilitasi (IKR) tahun 2025 yang digelar secara virtual dan diikuti seluruh BNNP/K se-Indonesia, BNNK Lampung Selatan berhasil meraih nilai A-Optimal 3,72, kategori sangat memuaskan. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Kepala BNN RI, Komjen Pol Suyudi, melalui Direktur Penguat Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat, Deputi Bidang Rehabilitasi BNN RI, dr. Bina Ampera Bukit, M.Kes.
Penghargaan tersebut diterima oleh Kepala BNNK Lampung Selatan AKBP Rahmad Hidayat, S.E., M.M., yang diwakili oleh Katim Rehabilitasi Heldawati, S.E., M.M., bersama tim rehabilitasi. Upacara penerimaan penghargaan berlangsung di Kantor BNNK Lampung Selatan pada Selasa, 9 Desember 2025, dengan disaksikan secara virtual oleh seluruh peserta BNN di Indonesia.
AKBP Rahmad Hidayat menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. “Alhamdulillah, dan terima kasih atas penghargaan ini. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan rehabilitasi serta memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di Lampung Selatan,” ujarnya.
Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen BNNK Lampung Selatan dalam melaksanakan berbagai program rehabilitasi, baik rawat inap maupun rawat jalan. Selain itu, BNNK juga aktif dalam program Desa Bersih Narkoba (Bersinar), yang menekankan sosialisasi pencegahan narkoba kepada masyarakat secara langsung. AKBP Rahmad menekankan pentingnya dukungan pemerintah daerah, stakeholder, dan elemen masyarakat dalam mencapai keberhasilan program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika).
“Keberhasilan ini bukan hanya tentang penghargaan, tetapi tentang bagaimana kami mempertahankan kualitas layanan rehabilitasi yang unggul, baik dari segi finansial maupun profesional. Kami ingin memastikan efektivitas dan keberlanjutan program rehabilitasi dalam jangka panjang, sekaligus mendukung visi Lampung Selatan Bersih Narkoba,” tegas AKBP Rahmad Hidayat.
Selain pencapaian survei IKR, BNNK Lampung Selatan terus berinovasi dalam pelayanan rehabilitasi. Tim rehabilitasi secara rutin melakukan evaluasi prosedur layanan, memperkuat kapasitas tenaga profesional, dan mengintegrasikan teknologi informasi untuk mendukung pemantauan pasien. Semua langkah ini bertujuan agar layanan rehabilitasi lebih cepat, tepat, dan efektif, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjauhi narkoba.
BNNK Lampung Selatan juga berkomitmen memperluas program edukasi ke sekolah-sekolah, kampus, dan komunitas masyarakat, menghadirkan workshop serta seminar interaktif untuk menanamkan budaya anti narkoba sejak dini. Program-program ini diharapkan dapat menekan angka penyalahgunaan narkotika dan memastikan generasi muda Lampung Selatan tumbuh sehat, produktif, dan bebas narkoba.
Dengan penghargaan ini, BNNK Lampung Selatan menegaskan bahwa pelayanan rehabilitasi dan pencegahan narkoba bukan sekadar slogan, tetapi aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ke depan, BNNK Lampung Selatan akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan Lampung Selatan Bersinar, sebagai bukti komitmen nyata dalam memberantas narkoba di semua lini.***









