• Redaksi
  • Tentang Kami
Minggu, Januari 18, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Berita

Panen Pakcoy dari Balik Jeruji: Program Hidroponik Lapas Kalianda Jadi Sorotan, Warga Binaan Tuai Harapan Baru

MeldaEditorMelda
Des 4, 2025
A A
Panen Pakcoy dari Balik Jeruji: Program Hidroponik Lapas Kalianda Jadi Sorotan, Warga Binaan Tuai Harapan Baru
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG- Lapas Kelas IIA Kalianda kembali menarik perhatian publik lewat langkah progresif dalam pembinaan warga binaannya. Pada Rabu (3/12/2025), suasana area pembinaan kemandirian tampak berbeda. Deretan tanaman pakcoy yang tumbuh hijau dan subur menjadi saksi keberhasilan program hidroponik yang dipimpin langsung oleh Kalapas Kalianda, Beni Nurrahman.

Panen kali ini tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi berubah menjadi momentum penting yang menunjukkan bahwa pembinaan di balik tembok penjara dapat melahirkan keterampilan nyata, karakter baru, dan masa depan yang lebih cerah bagi warga binaan. Program hidroponik ini dirancang untuk memperkenalkan metode pertanian modern yang kini banyak digunakan di perkotaan maupun pedesaan.

Panen Pakcoy sebagai Simbol Harapan Baru dari Balik Tembok Lapas

BeritaTerkait

Perkuat Komitmen Kinerja, Lapas Kalianda Laksanakan Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Paparkan Capaian Kinerja

Kalapas Kalianda Turun Tangan Amankan Blok Hunian Saat Siaga Nataru

Kalapas Beni Nurrahman mengungkapkan bahwa kegiatan menanam sayuran bukan sekadar latihan fisik atau hobi sementara bagi warga binaan. Ia menegaskan bahwa program hidroponik merupakan sarana untuk menanam kesempatan baru dalam diri mereka.

“Hidroponik ini bukan sekadar menanam sayur, ini tentang menanam kesempatan. Kesempatan untuk berubah, berdaya, dan kembali menjadi bagian yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kalapas Beni dengan penuh keyakinan.

ADVERTISEMENT

Bagi banyak warga binaan, mengurus tanaman hidroponik menjadi pengalaman baru yang memberikan rasa tanggung jawab, kepemilikan, dan kedisiplinan. Mereka belajar merawat tanaman dengan sistem nutrisi terukur, memantau pertumbuhan sayur, memastikan kualitas air, hingga memahami teknik panen yang benar. Keterampilan ini tidak hanya relevan saat berada di dalam lapas, tetapi juga dapat menjadi peluang ekonomi ketika mereka kembali hidup di tengah masyarakat.

Pembinaan Modern yang Mendorong Kemandirian dan Produktivitas

Program hidroponik di Lapas Kalianda merupakan bagian dari pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan agar lebih aplikatif. Metode tanam tanpa tanah ini dipilih karena mudah dipelajari, berkelanjutan, dan mampu memberikan hasil cepat tanpa membutuhkan lahan luas. Kondisi tersebut sangat cocok untuk diterapkan di lingkungan lapas.

Selain meningkatkan keterampilan, program ini juga mengajarkan nilai-nilai penting seperti kerja sama, ketekunan, dan disiplin harian. Warga binaan yang terlibat dalam pembinaan ini diberikan tugas mulai dari menyiapkan bibit, memantau nutrisi, hingga menjaga kebersihan instalasi hidroponik. Ketelatenan dalam merawat tanaman menjadi latihan mental yang efektif untuk membangun kebiasaan positif.

Hasil panen pakcoy yang subur dan berkualitas juga menunjukkan bahwa program ini bukan sekadar wacana, melainkan langkah nyata dalam mendukung pemenuhan kebutuhan pangan sehat di lingkungan Lapas Kalianda. Sayuran tersebut dapat dimanfaatkan sebagai bahan makanan atau bahkan dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi.

Dampak Ekonomi dan Peluang Masa Depan bagi Warga Binaan

Kalapas Beni menjelaskan bahwa keberhasilan panen kali ini membuka peluang baru bagi Lapas Kalianda untuk mengembangkan program serupa berskala lebih besar. Selain memberikan keterampilan kerja, hasil panen juga memiliki potensi ekonomi yang dapat mendukung operasional pembinaan maupun kesejahteraan warga binaan.

“Ke depan, Lapas Kalianda terus berupaya memperluas program pembinaan aplikatif agar semakin banyak warga binaan yang dapat memetik manfaat langsung dari proses ini, baik untuk dirinya sendiri maupun bagi masyarakat ketika mereka kembali,” ujar Beni.

Pengembangan program hidroponik dalam skala yang lebih besar dapat membuka banyak peluang baru, seperti pelatihan wirausaha pertanian, kerja sama dengan pihak luar, hingga pemasaran produk pertanian hasil warga binaan. Semua ini sejalan dengan tujuan utama pembinaan lapas: mempersiapkan warga binaan agar dapat kembali ke masyarakat dengan lebih siap, percaya diri, dan memiliki keterampilan yang berguna.

Wajah Baru Pembinaan Lapas: Produktif, Manusiawi, dan Berorientasi Masa Depan

Panen pakcoy yang berhasil ini menjadi gambaran betapa seriusnya Lapas Kelas IIA Kalianda melakukan transformasi pembinaan. Pendekatan modern, edukatif, dan produktif seperti hidroponik membuktikan bahwa penjara bukan hanya tempat menjalani hukuman, melainkan tempat memperbaiki diri dan menumbuhkan harapan baru.

Dengan komitmen kuat dari jajaran lapas dan antusiasme warga binaan, program seperti ini berpotensi menjadi role model bagi lembaga pemasyarakatan lainnya di Indonesia. Harapannya, semakin banyak warga binaan yang keluar dari lapas bukan sebagai mantan narapidana, tetapi sebagai individu yang memiliki keterampilan baru, pemikiran positif, dan kesiapan untuk membangun kembali masa depan mereka.***

Source: AHMAD HIDAYAT
Tags: #lapas kaliandahidroponik lapaskalapas beni nurrahmanpanen pakcoypembinaan kemandirianpembinaan narapidanapertanian modernWarga binaan
ShareTweetSendShare
Previous Post

Hari Bakti PU ke-80 di Lampung: Bongkar Arah Baru Infrastruktur Berkeadilan untuk Indonesia Emas 2045

Next Post

Kabupaten Tanggamus Lahirkan Gugus Literasi Baru: Bupati Asnawi Serukan Revolusi Pengetahuan dari Pekon Hingga Kabupaten

Related Posts

Bupati Egi Pastikan Normalisasi Usai Banjir Natar
Berita

Bupati Egi Pastikan Normalisasi Usai Banjir Natar

Jan 18, 2026
Dapur SPPG Kedaton 2 Jalani Pemeriksaan Kesehatan Tahap Kedua
Berita

Dapur SPPG Kedaton 2 Jalani Pemeriksaan Kesehatan Tahap Kedua

Jan 18, 2026
Isbedy Wakili Lampung di Antologi Puisi “Air Mata Sumatera”
Bandar Lampung

Isbedy Wakili Lampung di Antologi Puisi “Air Mata Sumatera”

Jan 18, 2026
Kasus Rekrutmen Honorer, Sekjend Laskar Lampung Minta Ketegasan
Bandar Lampung

Kasus Rekrutmen Honorer, Sekjend Laskar Lampung Minta Ketegasan

Jan 17, 2026
Siap Serap 3.000 Tenaga Kerja Lokal, Rokok HS Bangun Pabrik di Lampung Timur
Bandar Lampung

Siap Serap 3.000 Tenaga Kerja Lokal, Rokok HS Bangun Pabrik di Lampung Timur

Jan 17, 2026
Ribuan Pelari Padati HS Run Lampung, Surya Group Siap Roadshow ke Berbagai Kota
Bandar Lampung

Ribuan Pelari Padati HS Run Lampung, Surya Group Siap Roadshow ke Berbagai Kota

Jan 17, 2026
Next Post
Kabupaten Tanggamus Lahirkan Gugus Literasi Baru: Bupati Asnawi Serukan Revolusi Pengetahuan dari Pekon Hingga Kabupaten

Kabupaten Tanggamus Lahirkan Gugus Literasi Baru: Bupati Asnawi Serukan Revolusi Pengetahuan dari Pekon Hingga Kabupaten

Ahli UI Bongkar Drama Penyidikan Kasus PT LEB, Bukti dan Prosedur Dituding Cacat

Kontroversi Penetapan Tersangka PT LEB: Kuasa Hukum Tuding Kejaksaan Tak Punya Bukti Sah dan Cacat Prosedur

UNAIR Dorong Pringsewu Jadi Lumbung Kambing dan Domba, Peternak Sambut Antusias

UNAIR Dorong Pringsewu Jadi Lumbung Kambing dan Domba, Peternak Sambut Antusias

Motif Penetapan Tersangka M. Hermawan Eriadi Dipertanyakan, Drama Hukum yang Bikin Publik Makin Penasaran

Sidang Praperadilan PT LEB: Nasib PAD Lampung dan Masa Depan Migas Provinsi Masih Menunggu

Lampung Bergerak Cepat: Donasi Nasional untuk Korban Banjir Sumatera Dibuka, Masyarakat Diajak Turun Tangan

Lampung Bergerak Cepat: Donasi Nasional untuk Korban Banjir Sumatera Dibuka, Masyarakat Diajak Turun Tangan

banner 300250

Berita Terkini

  • Bupati Egi Pastikan Normalisasi Usai Banjir Natar
  • Dapur SPPG Kedaton 2 Jalani Pemeriksaan Kesehatan Tahap Kedua
  • aviator kz – как онлайн‑казино меняет азартный рынок Казахстана
  • Isbedy Wakili Lampung di Antologi Puisi “Air Mata Sumatera”
  • Kasus Rekrutmen Honorer, Sekjend Laskar Lampung Minta Ketegasan
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In