PANTAU LAMPUNG – Dalam bentuk nyata bakti kepada masyarakat, Polres Lampung Selatan menunjukkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan 100 sak beras murah SPHP kepada warga Pulau Rimau, Desa Sumur, Kecamatan Ketapang, Sabtu (29/11/2025). Kegiatan ini menegaskan peran Polri tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu meringankan beban masyarakat di wilayah terpencil.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui jalur laut menggunakan perahu Polair, mengingat Pulau Rimau hanya bisa diakses melalui transportasi air. Kondisi cuaca dan gelombang yang bergelombang menambah tantangan dalam pendistribusian bantuan. Namun, semangat dan komitmen personel Polres Lampung Selatan memastikan bantuan dapat sampai dengan selamat.
Kegiatan dipimpin langsung oleh IPTU Panpan Hermayadi bersama Aiptu Welly F, Aiptu Agung G, dan Bripka Ahmad Rivai. Mereka berangkat dari dermaga Ketapang pada pukul 14.00 WIB, membawa puluhan sak beras SPHP yang siap dibagikan. “Jarak dan medan tidak menjadi alasan, kewajiban kami adalah memastikan bantuan ini sampai ke warga Pulau Rimau yang membutuhkan,” ujar IPTU Panpan Hermayadi di atas perahu Polair yang menantang gelombang.
Perjalanan menuju Pulau Rimau memakan waktu lebih dari satu jam, diwarnai tantangan gelombang tinggi dan angin kencang. Meskipun demikian, setiap sak beras dijaga dengan hati-hati agar tidak rusak selama perjalanan. Bagi warga Pulau Rimau, bantuan ini bukan sekadar pangan murah, tetapi juga simbol perhatian dari aparat terhadap masyarakat di daerah terpencil.
Sesampainya di pulau, warga menyambut kedatangan personel Polres Lampung Selatan dengan antusias. Mereka turut membantu menurunkan karung-karung beras dari perahu, sebelum pembagian dilakukan secara tertib dan teratur. Kehadiran Polri juga menimbulkan momen kebersamaan antara aparat dan masyarakat, yang disambut hangat oleh warga.
“Beras SPHP ini sangat membantu, apalagi menjelang akhir tahun ketika harga sembako cenderung meningkat. Kami berterima kasih atas perhatian Polres Lampung Selatan yang selalu hadir di tengah masyarakat,” ujar salah seorang warga Pulau Rimau.
IPTU Panpan menegaskan, penyaluran beras ini merupakan bagian dari program menjaga stabilitas harga pangan sekaligus mendukung ketahanan pangan masyarakat kepulauan. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga, memperkuat rasa kebersamaan antara Polri dan masyarakat, dan terus hadir sebagai mitra bagi mereka,” tuturnya.
Kegiatan bakti sosial ini berlangsung aman, tertib, dan sarat nuansa kekeluargaan. Kehadiran Polri di Pulau Rimau menjadi bukti nyata komitmen institusi untuk tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir dalam bentuk bantuan langsung kepada masyarakat, khususnya di wilayah yang jauh dari pusat kota.
Penyaluran ini sekaligus menjadi motivasi bagi masyarakat dan aparat untuk terus membangun sinergi, menjaga ketahanan pangan, dan memperkuat kebersamaan, sehingga meski tinggal di pulau terpencil, warga tetap merasa diperhatikan dan terlindungi.***








