PANTAU LAMPUNG– Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf bersama Wakapolda Lampung Brigjen Pol Sumarto menggelar silaturahmi strategis dengan seluruh Bupati dan perwakilan perusahaan perkebunan Hak Guna Usaha (HGU) se-Provinsi Lampung pada Rabu (19/12/2025). Acara berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Presisi Polda Lampung dan menjadi momentum penting untuk memperkuat kerjasama lintas sektor antara Kepolisian, Pemerintah Daerah, dan dunia usaha.
Hadir dalam kegiatan tersebut seluruh Pejabat Utama Polda Lampung, Kapolres/Ta jajaran, para Bupati se-Lampung, serta perwakilan perusahaan perkebunan HGU dari berbagai daerah. Acara ini berlangsung dalam suasana hangat, akrab, dan penuh interaksi, memberikan kesempatan bagi peserta untuk berdiskusi langsung terkait isu strategis yang menyangkut sektor perkebunan.
Kapolda Lampung dalam arahannya menegaskan bahwa silaturahmi ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebagai sarana komunikasi strategis untuk menyelaraskan langkah dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung iklim investasi di Provinsi Lampung. Ia menekankan komitmen Polda Lampung untuk memberikan perlindungan dan pengamanan optimal, khususnya dalam menghadapi isu-isu strategis seperti sengketa lahan, pengelolaan tenaga kerja, hingga keamanan aset perusahaan.
“Silaturahmi ini menjadi momentum membangun sinergi yang kokoh antara Kepolisian, pemerintah daerah, dan dunia usaha. Polda Lampung siap memberikan perlindungan penuh dan tetap mengedepankan pendekatan persuasif dalam menyelesaikan permasalahan. Namun, jika ada pihak yang mengganggu stabilitas, kami tidak akan segan mengambil tindakan tegas sesuai ketentuan hukum,” ujar Irjen Pol Helfi Assegaf.
Dalam forum ini, dibahas pula strategi preventif untuk mengantisipasi potensi konflik di sektor perkebunan, termasuk mekanisme penyelesaian sengketa lahan yang efektif dan transparan. Para peserta sepakat untuk meningkatkan koordinasi dalam pengawasan keamanan perkebunan, termasuk memperkuat peran Babinkamtibmas dan Babinsa dalam menjaga ketertiban serta perlindungan aset strategis.
Kegiatan silaturahmi ini juga menjadi wadah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor perkebunan. Dengan sinergi yang lebih baik, diharapkan perusahaan-perusahaan HGU dapat berkembang secara optimal, membuka lapangan kerja lebih luas bagi masyarakat lokal, serta menjaga stabilitas sosial dan keamanan wilayah. Arus investasi di sektor perkebunan di Lampung diharapkan akan meningkat seiring terciptanya iklim usaha yang kondusif, aman, dan tertib.
Kapolda Lampung menegaskan pentingnya komunikasi berkelanjutan antara kepolisian, pemerintah daerah, dan pelaku usaha sebagai fondasi bagi pembangunan daerah yang stabil dan berkelanjutan. Kesepakatan bersama yang dihasilkan dari silaturahmi ini menjadi panduan bagi semua pihak untuk bersinergi dalam mencegah konflik, meningkatkan kontribusi sektor perkebunan terhadap pembangunan, dan menjaga Lampung tetap aman bagi investasi.
Dengan langkah proaktif ini, Provinsi Lampung diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan hubungan antara pemerintah, kepolisian, dan dunia usaha, sehingga tercipta ekosistem bisnis yang stabil, pembangunan daerah yang berkelanjutan, serta manfaat ekonomi yang luas bagi masyarakat lokal.***












