• Redaksi
  • Tentang Kami
Rabu, Januari 21, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Berita

NasDem Pecat Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach: Ketegasan Politik atau Sekadar Meredam Amarah Publik?

MeldaEditorMelda
Sep 1, 2025
A A
NasDem Pecat Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach: Ketegasan Politik atau Sekadar Meredam Amarah Publik?
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG- Partai NasDem akhirnya mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari keanggotaan DPR RI Fraksi NasDem. Keputusan ini diumumkan secara resmi melalui siaran pers yang ditandatangani langsung oleh Ketua Umum Surya Paloh bersama Sekjen Hermawi.

Namun, alih-alih dipandang sebagai langkah heroik, keputusan ini justru menimbulkan pertanyaan besar di benak publik. Banyak yang menilai keputusan tersebut datang terlambat, seakan partai baru benar-benar bergerak setelah badai amarah rakyat tak terbendung. Publik merasa kecewa karena partai politik yang seharusnya menjadi garda depan dalam menjaga kehormatan parlemen justru terlihat ragu, seolah lebih takut pada opini publik daripada berpegang pada prinsip dan etika politik.

Tindakan ini menimbulkan refleksi mendalam tentang cara kerja partai politik di Indonesia. Mengapa langkah pencegahan tidak dilakukan sejak awal? Bukankah partai besar seperti NasDem memiliki mekanisme seleksi kader yang ketat sebelum mengusung nama-nama untuk menduduki kursi strategis di Senayan? Jika demikian, bagaimana bisa figur-figur yang dianggap bermasalah justru diberikan panggung politik untuk mewakili suara rakyat? Pertanyaan ini menggambarkan kegelisahan publik yang semakin jenuh dengan drama politik penuh kompromi.

BeritaTerkait

“Warga Memadati Kantor Golkar! Tasyakuran Akbar Sambut Soeharto Resmi Menjadi Pahlawan Nasional”

Sudah Tak Relevan, RTRW Kabupaten Pringsewu Mendesak untuk Direvisi

Kasus ini menjadi potret nyata dari lemahnya konsistensi partai dalam menjaga integritas politik. NasDem tampak hanya bertindak ketika suara rakyat sudah memuncak, ketika rasa marah dan kekecewaan tidak bisa lagi dibendung. Hal ini menegaskan bahwa dalam praktiknya, suara rakyat seringkali hanya dipandang sebagai ancaman, bukan sebagai amanah yang harus dijaga sejak awal.

Padahal, publik menunggu ketegasan dan keberanian nyata dari partai politik. Langkah pembersihan internal seharusnya dilakukan tanpa harus menunggu tekanan eksternal. Partai sebesar NasDem semestinya bisa memberikan contoh bagaimana politik dijalankan dengan integritas, tanpa menunggu kepercayaan publik terkikis habis.

ADVERTISEMENT

Kini, keputusan NasDem lebih terlihat sebagai bentuk respons terhadap gelombang kritik ketimbang upaya tulus memperbaiki marwah politik. Bagi masyarakat, pemecatan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach bukanlah kemenangan partai, melainkan kemenangan rakyat yang tak henti bersuara dan mendesak perubahan.

Kasus ini sekali lagi menunjukkan bahwa kekuatan sejati ada di tangan rakyat. Elit politik boleh saja berkuasa, tetapi mereka baru akan bergerak ketika masyarakat menuntut dengan lantang. Dan inilah pelajaran penting yang perlu dicatat: demokrasi hanya akan berjalan sehat jika rakyat tidak berhenti mengawasi dan menekan para penguasa untuk bertindak sesuai janji dan tanggung jawab mereka.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: #nasdemAhmad SahroniNafa UrbachOpini Publikpolitik IndonesiaSurya Paloh
ShareTweetSendShare
Previous Post

Doa Bersama di Polres Lampung Selatan: Kapolres Gelar Sholat Ghaib, Mohon Kedamaian Bangsa

Next Post

Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Ringankan Beban Warga Terdampak Banjir

Related Posts

Lapas Kalianda Dorong WBP Melek Huruf Demi Masa Depan Lebih Baik
Berita

Lapas Kalianda Dorong WBP Melek Huruf Demi Masa Depan Lebih Baik

Jan 21, 2026
Birokrasi Makan Anggaran Kesehatan, DPRD Minta Evaluasi Total
Bandar Lampung

Birokrasi Makan Anggaran Kesehatan, DPRD Minta Evaluasi Total

Jan 21, 2026
Angka Rendah Bukan Alasan Santai, Lampung Tengah Tetap Gas Perlindungan Anak
Berita

Angka Rendah Bukan Alasan Santai, Lampung Tengah Tetap Gas Perlindungan Anak

Jan 21, 2026
Motor Ludes Usai Transaksi Online, Pelaku Ditangkap di Rumah Kos
Bandar Lampung

Motor Ludes Usai Transaksi Online, Pelaku Ditangkap di Rumah Kos

Jan 21, 2026
Kisruh Internal Segala Mider, Kepemimpinan Kadinkes Bandar Lampung Dipertanyakan
Bandar Lampung

Kisruh Internal Segala Mider, Kepemimpinan Kadinkes Bandar Lampung Dipertanyakan

Jan 21, 2026
Natal di Balik Jeruji, Lapas Kalianda Bangun Harapan Warga Binaan
Berita

Natal di Balik Jeruji, Lapas Kalianda Bangun Harapan Warga Binaan

Jan 20, 2026
Next Post
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Ringankan Beban Warga Terdampak Banjir

Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Ringankan Beban Warga Terdampak Banjir

Gerbang Tani Mendesak Presiden Segera Gelar Dialog Persatuan Kerakyatan untuk Atasi Ketimpangan Sosial

Gerbang Tani Mendesak Presiden Segera Gelar Dialog Persatuan Kerakyatan untuk Atasi Ketimpangan Sosial

Perti Lampung Ajak Aksi 1 September Berjalan Damai: Hentikan Anarkis dan Penjarahan

Perti Lampung Ajak Aksi 1 September Berjalan Damai: Hentikan Anarkis dan Penjarahan

Kapolda Lampung Tegaskan Penegakan Hukum Tegas dan Proporsional untuk Antisipasi Aksi Anarkis

Kapolda Lampung Tegaskan Penegakan Hukum Tegas dan Proporsional untuk Antisipasi Aksi Anarkis

Pemerintah Kota Bandar Lampung Selenggarakan Istighosah dan Doa Bersama Serentak di 20 Kecamatan untuk Keselamatan Bangsa

Pemerintah Kota Bandar Lampung Selenggarakan Istighosah dan Doa Bersama Serentak di 20 Kecamatan untuk Keselamatan Bangsa

banner 300250

Berita Terkini

  • Lapas Kalianda Dorong WBP Melek Huruf Demi Masa Depan Lebih Baik
  • Parkir Bus Itu Ejekan, Mourinho Menyebutnya Strategi Bertahan Hidup
  • Birokrasi Makan Anggaran Kesehatan, DPRD Minta Evaluasi Total
  • The Best Online Slots Offers: A Comprehensive Review
  • The Ultimate Fire Joker Demo Review
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In