PANTAU LAMPUNG– Upaya pemberantasan narkoba terus digencarkan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Lampung Selatan. Sebagai bagian dari komitmen kuat memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, Kepala BNNK Lampung Selatan, AKBP Rahmad Hidayat, secara resmi membuka forum komunikasi (Forkom) Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Acara ini berlangsung di aula Universitas Muhammadiyah Kalianda pada Jumat (29/08/2025).
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Wakapolres Lampung Selatan Kompol Made Silpa, Rektor Universitas Muhammadiyah Kalianda, Susilawati, serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Indonesia Mandiri, Heri S. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan nyata dari berbagai kalangan terhadap upaya kolektif memerangi narkoba.
Dalam sambutannya, AKBP Rahmad Hidayat menekankan bahwa narkoba merupakan ancaman serius yang dapat merusak masa depan bangsa, terutama generasi muda. Penyalahgunaan narkoba, menurutnya, tidak hanya berdampak pada individu tetapi juga dapat melemahkan ketahanan sosial, budaya, dan ekonomi suatu bangsa. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis melalui kolaborasi lintas sektor untuk menghadapinya.
“Salah satu cara paling efektif adalah dengan membentuk dan memperkuat Forum Komunikasi P4GN. Forum ini akan menjadi wadah bagi berbagai elemen masyarakat untuk bersama-sama mengambil peran aktif dalam pencegahan dan pemberantasan narkoba,” ujar AKBP Rahmad Hidayat.
Ia menambahkan bahwa Forkom P4GN bukan sekadar forum diskusi, melainkan wadah yang akan mendorong partisipasi aktif dari instansi pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, hingga organisasi kemasyarakatan. Tujuannya adalah membangun lingkungan sosial yang benar-benar bebas dari narkoba.
Lebih jauh, Rahmad Hidayat menjelaskan tiga tujuan utama dari kegiatan Forkom P4GN ini. Pertama, meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkoba dan dampaknya yang menghancurkan. Kedua, menjalin koordinasi dan memperkuat sinergi antar sektor, baik aparat penegak hukum, dunia pendidikan, maupun masyarakat umum, dalam pelaksanaan program P4GN. Ketiga, menyusun rencana aksi bersama yang terukur dan dapat diimplementasikan langsung di wilayah Lampung Selatan.
“Forum komunikasi P4GN ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi sinergi berkelanjutan antar elemen masyarakat. Tidak hanya berhenti di pertemuan ini saja, tetapi harus menjadi program yang rutin, terarah, dan berkesinambungan,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada BNN, melainkan juga peran aktif seluruh komponen masyarakat. Jika setiap pihak memiliki komitmen yang sama, cita-cita menjadikan Lampung Selatan sebagai wilayah Bersih Narkoba (Bersinar) akan semakin mudah tercapai.
Rahmad Hidayat menegaskan, Forkom P4GN harus menjadi wadah inspirasi bagi setiap lapisan masyarakat agar mampu menyuarakan kampanye anti narkoba. Melalui forum ini, aksi nyata seperti penyuluhan, pengawasan lingkungan, serta pendampingan generasi muda dapat digerakkan secara lebih terstruktur.
“Dengan kerja sama lintas sektor dan dukungan penuh masyarakat, kita optimis Lampung Selatan bisa menjadi contoh daerah yang benar-benar bersih dari narkoba. Hal ini tentu akan berdampak besar pada masa depan generasi muda yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya.***