• Redaksi
  • Tentang Kami
Rabu, Januari 21, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Berita

Ketua Umum Gema Puan Kutuk Keras Tragedi Tewasnya Driver Ojol: Seruan Tegas untuk Penegakan Keadilan

MeldaEditorMelda
Agu 29, 2025
A A
Ketua Umum Gema Puan Kutuk Keras Tragedi Tewasnya Driver Ojol: Seruan Tegas untuk Penegakan Keadilan
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG– Ridwan, Ketua Umum Generasi Muda Pejuang Nusantara (Gema Puan), mengecam keras insiden memilukan yang menimpa Affan Kurniawan, seorang driver ojek online (ojol), yang terlindas kendaraan taktis Brimob (rantis) pada Kamis malam, 28 Agustus 2025, di tengah aksi demonstrasi. Tragedi ini menjadi sorotan nasional karena menunjukkan kegagalan aparat keamanan dan pemerintah dalam melindungi keselamatan warga saat mengekspresikan aspirasi secara damai.

Ridwan menegaskan, kejadian ini merupakan “tamparan keras bagi aparat keamanan dan pemerintah” yang seharusnya menjamin keselamatan masyarakat, khususnya saat berada dalam ruang demokrasi. “Kami dari Gema Puan mengutuk keras kejadian memilukan ini. Nyawa rakyat kembali menjadi korban di tengah aksi penyampaian aspirasi. Ini adalah bukti nyata bahwa negara gagal melindungi warganya,” ujar Ridwan dengan tegas.

Menurut Ridwan, demonstrasi seharusnya menjadi sarana untuk menyuarakan keadilan dan aspirasi masyarakat, bukan menjadi ajang kekerasan yang mengorbankan nyawa warga tak bersalah. Ia menekankan bahwa aparat penegak hukum tidak boleh bersembunyi di balik prosedur dan aturan yang seolah melindungi tindakan kelalaian. “Siapapun yang lalai hingga nyawa rakyat melayang, harus diadili. Tidak boleh ada lagi impunitas. Kami menuntut penyelidikan yang transparan dan tuntas,” tambah Ridwan.

BeritaTerkait

Absurd Dan Ironi Dalam Prosa Satir Muhammad Alfariezie: Antara Aki, Komputer, Dan Demokrasi

Aksi Damai Tolak Kenaikan Tunjangan DPR di Lampung: Ribuan Warga Suarakan Aspirasi di Empat Titik

Lebih jauh, Gema Puan juga mengingatkan pemerintah dan aparat keamanan bahwa kasus ini tidak boleh dianggap sebagai peristiwa biasa atau angin lalu. Tragedi Affan Kurniawan harus menjadi pelajaran penting agar keselamatan warga yang menyampaikan pendapat dijamin dan tragedi serupa tidak terjadi di masa depan. Ridwan menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap prosedur pengamanan demonstrasi, termasuk pelatihan aparat untuk menghadapi situasi kritis tanpa menimbulkan korban jiwa.

Dalam pernyataannya, Ridwan juga menyerukan bahwa demokrasi sejati hanya dapat berjalan bila rakyat memiliki kebebasan untuk menyampaikan pendapat tanpa dihantui rasa takut. “Rakyat berhak menyampaikan pendapat tanpa dihantui rasa takut akan pulang tinggal nama. Jika negara terus membiarkan rakyatnya mati di jalanan, maka demokrasi telah mati lebih dulu,” tegas Ridwan. Ia juga menekankan perlunya akuntabilitas penuh dari seluruh pihak terkait, termasuk komando aparat di lapangan, agar tragedi ini tidak terulang dan kepercayaan publik terhadap negara dan penegak hukum dapat pulih.

ADVERTISEMENT

Seruan Gema Puan ini sejalan dengan tuntutan banyak elemen masyarakat sipil dan organisasi kemasyarakatan yang menekankan perlindungan hak-hak sipil, transparansi, dan penegakan hukum secara adil. Insiden Affan Kurniawan menjadi pengingat penting bahwa keselamatan warga harus menjadi prioritas utama setiap kebijakan dan tindakan aparat di lapangan.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Affan KurniawanAparat KeamananDemokrasiDriver OjolGema Puantragedi demo
ShareTweetSendShare
Previous Post

Kapolda Lampung Sampaikan Belasungkawa dan Gelar Sholat Gaib untuk Afan Kurniawan

Next Post

Comeback Politik! Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Kembali ke Golkar

Related Posts

Birokrasi Makan Anggaran Kesehatan, DPRD Minta Evaluasi Total
Bandar Lampung

Birokrasi Makan Anggaran Kesehatan, DPRD Minta Evaluasi Total

Jan 21, 2026
Angka Rendah Bukan Alasan Santai, Lampung Tengah Tetap Gas Perlindungan Anak
Berita

Angka Rendah Bukan Alasan Santai, Lampung Tengah Tetap Gas Perlindungan Anak

Jan 21, 2026
Motor Ludes Usai Transaksi Online, Pelaku Ditangkap di Rumah Kos
Bandar Lampung

Motor Ludes Usai Transaksi Online, Pelaku Ditangkap di Rumah Kos

Jan 21, 2026
Kisruh Internal Segala Mider, Kepemimpinan Kadinkes Bandar Lampung Dipertanyakan
Bandar Lampung

Kisruh Internal Segala Mider, Kepemimpinan Kadinkes Bandar Lampung Dipertanyakan

Jan 21, 2026
Natal di Balik Jeruji, Lapas Kalianda Bangun Harapan Warga Binaan
Berita

Natal di Balik Jeruji, Lapas Kalianda Bangun Harapan Warga Binaan

Jan 20, 2026
Lampung Tengah Terang: Antara Retorika Kekuasaan dan Kerja Sunyi Literasi
Berita

Lampung Tengah Terang: Antara Retorika Kekuasaan dan Kerja Sunyi Literasi

Jan 20, 2026
Next Post
Comeback Politik! Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Kembali ke Golkar

Comeback Politik! Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Kembali ke Golkar

Langkah Nyata BNNK Lampung Selatan Perkuat Forkom P4GN Demi Lampung Bersih Narkoba

Langkah Nyata BNNK Lampung Selatan Perkuat Forkom P4GN Demi Lampung Bersih Narkoba

PBNU dan Akademisi UBL Ajak Masyarakat Tetap Tenang Pasca Wafatnya Driver Ojol Saat Aksi di Jakarta

PBNU dan Akademisi UBL Ajak Masyarakat Tetap Tenang Pasca Wafatnya Driver Ojol Saat Aksi di Jakarta

Gelombang Demo di Solo Memanas, Sementara Bandar Lampung Tetap Kondusif dan Piala AFF Putri Tersisih dari Perhatian Publik

Gelombang Demo di Solo Memanas, Sementara Bandar Lampung Tetap Kondusif dan Piala AFF Putri Tersisih dari Perhatian Publik

Solo Bergolak: Aksi Massa Tak Terbendung, Gelaran AFF Putri di Stadion Manahan Tersisih

Solo Bergolak: Aksi Massa Tak Terbendung, Gelaran AFF Putri di Stadion Manahan Tersisih

banner 300250

Berita Terkini

  • Birokrasi Makan Anggaran Kesehatan, DPRD Minta Evaluasi Total
  • The Best Online Slots Offers: A Comprehensive Review
  • The Ultimate Fire Joker Demo Review
  • Baccarat iOS App Erfahrungen: Ein Expertenbericht
  • Expertenbewertung von Slots Turnier
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In