• Redaksi
  • Tentang Kami
Senin, Januari 12, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Ruwa Jurai Bandar Lampung

Beda dengan Paul Munster, Bernardo Tavares Kuasai Komunikasi Publik untuk Raih Simpati

MeldaEditorMelda
Agu 17, 2025
A A
Beda dengan Paul Munster, Bernardo Tavares Kuasai Komunikasi Publik untuk Raih Simpati
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG – Laga Bhayangkara Presisi Lampung FC kontra PSM Makassar di Stadion Sumpah Pemuda, Way Halim, Sabtu (16/8/2025), tak hanya meninggalkan skor imbang 1-1. Dua pelatih yang mendampingi tim, Paul Munster dan Bernardo Tavares, menampilkan kontras dalam hal komunikasi publik.

Pelatih Bhayangkara, Paul Munster, terkesan normatif dalam konferensi pers. Ia hanya menjawab seperlunya tanpa memberi penjelasan mendalam, bahkan ketika disinggung soal harapan suporter agar timnya bermain adaptif ala Arsenal.

“Saya tidak peduli Arsenal dan Arteta,” tegasnya singkat, Jumat (15/8/2025).

Setelah laga, Munster pun kembali bicara dengan nada datar. Ia hanya menyebut timnya kurang memaksimalkan peluang tanpa mengulas secara detail titik lemah permainan.

BeritaTerkait

Bernardo Tavares Haru Main di Stadion Sumpah Pemuda, Terkenang Euforia Juara 2023

Spasojevic vs Lukas Dias, Duel Gol Penalti yang Mengguncang Stadion Sumpah Pemuda

“Kami sudah berlatih penyelesaian akhir selama seminggu, tapi hasilnya memang belum maksimal,” ucapnya.

Bernardo Tavares: Komunikasi Publik Jadi Senjata

Berbeda 180 derajat, pelatih PSM Makassar, Bernardo Tavares, tampil lugas dan piawai membangun komunikasi. Ia bukan hanya memberi analisis teknis, tetapi juga menyelipkan gestur, intonasi, hingga perbandingan tokoh sepak bola dunia untuk memperkuat pesan.

Dalam konferensi pers, Tavares bahkan mengingatkan publik pada gaya Jose Mourinho yang berani mengkritik wasit secara terbuka. Ia menjabarkan dua momen kontroversial—penalti Bhayangkara dan dugaan handball lawan di akhir laga—dengan detail argumentasi.

ADVERTISEMENT

“Sebelum ada sentuhan dari pemain kami, pemain Bhayangkara sudah terjatuh. Lalu di menit akhir ada handball, tapi wasit dan perangkat lainnya tidak mengambil keputusan,” jelasnya.

Tak berhenti di situ, Tavares juga menyinggung soal keterbatasan finansial PSM. Ia membandingkan dengan Pep Guardiola yang punya kemewahan memilih pemain bintang di setiap klubnya. Bahkan ia blak-blakan mengaku gagal merekrut dua pemain asing incaran karena kalah modal dari Bhayangkara.

“Saya ingin dua pemain asing yang kini ada di Bhayangkara. Tapi mereka memilih karena tahu klub ini punya lebih banyak uang,” ungkapnya.

Bicara Suporter dan Atmosfer Stadion

Tavares pun tak segan menyinggung masalah suporter. Ia menyampaikan kekecewaannya dengan laga kandang PSM di Pare-Pare yang sepi, lalu membandingkannya dengan atmosfer penuh di Way Halim.

“Atmosfer stadion penuh bisa memberi tekanan pada wasit. Itu yang saya lihat di sini. Selamat untuk Bhayangkara punya stadion dan atmosfer yang bagus,” katanya.

Dua Karakter, Dua Pendekatan

Kendati demikian, Paul Munster bukan tanpa rekam jejak. Ia pernah membawa Persebaya dan Bhayangkara masuk empat besar, meski gaya komunikasinya cenderung kaku dan minim ekspresi. Karakter keduanya jelas berbeda: Munster lebih pendiam, sementara Tavares menjadikan komunikasi publik sebagai senjata untuk meraih simpati dan dukungan.***

Source: Alfariezie
Tags: BernardoTavaresBhayangkaraLampungPaulMunsterPSMMakassar
ShareTweetSendShare
Previous Post

Bernardo Tavares Haru Main di Stadion Sumpah Pemuda, Terkenang Euforia Juara 2023

Next Post

Malam Renungan Suci HUT ke-80 Kemerdekaan, DPRD Lampung Selatan Hormati Jasa Pahlawan

Related Posts

9 Pejabat Utama dan 4 Kapolres Berganti, Kapolda Lampung Gelar Upacara Serah Terima Jabatan
Bandar Lampung

9 Pejabat Utama dan 4 Kapolres Berganti, Kapolda Lampung Gelar Upacara Serah Terima Jabatan

Jan 10, 2026
DPD PDI Perjuangan Sumut Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Rampas Kedaulatan Rakyat
Berita

DPD PDI Perjuangan Sumut Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Rampas Kedaulatan Rakyat

Jan 10, 2026
Murid SD Hentak Panggung Got Talent Lampung di Awal Tahun 2026
Bandar Lampung

Murid SD Hentak Panggung Got Talent Lampung di Awal Tahun 2026

Jan 9, 2026
Gaya Klasik Anggun C Sasmi Klasik Hentak Panggung Got Talent Lampung
Bandar Lampung

Gaya Klasik Anggun C Sasmi Klasik Hentak Panggung Got Talent Lampung

Jan 9, 2026
Perkuat Komitmen Kinerja, Lapas Kalianda Laksanakan Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Paparkan Capaian Kinerja
Berita

Perkuat Komitmen Kinerja, Lapas Kalianda Laksanakan Penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Paparkan Capaian Kinerja

Jan 9, 2026
Kasus Pembunuhan di Lapo Tuak Pringsewu Jadi Perkara Perdana Gunakan KUHP Baru
Berita

Kasus Pembunuhan di Lapo Tuak Pringsewu Jadi Perkara Perdana Gunakan KUHP Baru

Jan 8, 2026
Next Post
Malam Renungan Suci HUT ke-80 Kemerdekaan, DPRD Lampung Selatan Hormati Jasa Pahlawan

Malam Renungan Suci HUT ke-80 Kemerdekaan, DPRD Lampung Selatan Hormati Jasa Pahlawan

41 Anggota Paskibraka Lampung Selatan 2025 Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Sang Merah Putih

41 Anggota Paskibraka Lampung Selatan 2025 Resmi Dikukuhkan, Siap Kibarkan Sang Merah Putih

Ribuan Obor Meriahkan Peringatan HUT ke-80 RI di Lampung Selatan

Ribuan Obor Meriahkan Peringatan HUT ke-80 RI di Lampung Selatan

M Farycho Abung: SGC Simbol Kapitalisme Rakus dan Perampas Ruang Hidup Rakyat Lampung

M Farycho Abung: SGC Simbol Kapitalisme Rakus dan Perampas Ruang Hidup Rakyat Lampung

SMA Negeri 1 Kebun Tebu Rayakan HUT ke-80 RI, Teguhkan Komitmen Mendidik Generasi Berprestasi

SMA Negeri 1 Kebun Tebu Rayakan HUT ke-80 RI, Teguhkan Komitmen Mendidik Generasi Berprestasi

banner 300250

Berita Terkini

  • Safe Betting Sites in Zambia: A Comprehensive Guide
  • 9 Pejabat Utama dan 4 Kapolres Berganti, Kapolda Lampung Gelar Upacara Serah Terima Jabatan
  • DPD PDI Perjuangan Sumut Tegas Tolak Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Rampas Kedaulatan Rakyat
  • Meilleurs conseils pour Roulette pour mobile
  • Casino Website Live Dealers Review
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In