PANTAU LAMPUNG- Saat arah politik membelok ke perhelatan Pilkada Malang 2024, kisah seru politik lokal semakin memanas dengan pergerakan strategis partai politik yang kian dinamis.
Para calon yang mulai meramaikan panggung politik Malang, dengan cermat meramu strategi parpol yang akan menjadi kendaraan politik mereka. Dalam merencanakan langkah mereka, beberapa nama pengamat politik turut memberikan sorotan yang menarik.
Dari hasil pemilu sebelumnya, terdapat tiga partai yang mendominasi peta politik Malang: PDI Perjuangan (PDIP), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Gerindra. Ketiganya memegang peran krusial dalam membentuk dinamika politik di kota ini.
PDIP, dengan koleksi kursi terbanyak sebanyak 9, memiliki keleluasaan untuk mengusung calon tanpa harus berkoalisi. Nama yang disebut-sebut untuk PDIP adalah I Made Rian Diana Kartika, Ketua DPC PDIP Kota Malang, yang memiliki popularitas dan kedekatan dengan partainya.
Sementara itu, PKS diprediksi akan mengusung dr. Gamal, seorang figur yang cukup populer dan memiliki rekam jejak yang mentereng sebagai anggota DPR RI. Dengan basis dukungan yang solid, PKS berambisi untuk memperkuat posisinya di kota ini.
Partai Gerindra juga tak ketinggalan dalam memperkuat posisinya. Dengan tambahan kursi menjadi 7, partai ini juga memiliki kekuatan yang cukup untuk menentukan arah politik. Nama Moreno Soeprapto, seorang pembalap muda yang meraih suara signifikan pada Pemilu sebelumnya, disebut-sebut sebagai kandidat yang mungkin diusung oleh Gerindra.
Perjalanan politik Malang semakin menarik dengan persiapan yang semakin matang dari berbagai pihak. Dengan peta politik yang semakin jelas, masyarakat Malang akan segera melihat siapa-siapa yang akan bertarung memperebutkan kursi kepemimpinan kota ini.***










