• Redaksi
  • Tentang Kami
Kamis, Februari 19, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Ruwa Jurai Lampung Timur

OTK Tawari Sertifikat Tanah Lahan Garapan Warga Desa di Lamtim

djadinEditordjadin
Nov 23, 2023
A A
OTK Tawari Sertifikat Tanah Lahan Garapan Warga Desa di Lamtim
ADVERTISEMENT

PANTAU LAMPUNG– Puluhan masyarakat dari tujuh desa di Kabupaten Lampung Timur, mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sukadana pada Kamis, 23 November 2023.

Kedatangan warga ke kantor BPN Sukadana ingin mempertanyakan atas terbitnya sertifikat tanah pada lahan garapan mereka yang ada di Kecamatan Melinting, Kabupaten Lampung Timur.

Kehadiran puluhan warga didampingi Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandar Lampung diterima Kepala Seksi Survei dan Pemetaan BPN Sukadana.

BeritaTerkait

Aviator игра Pin Up – новое слово в казахстанском онлайн‑казино

Mejores Mastercard Online Casinos en Línea: Una Visión General Extensa

Suparjo, perwakilan dari puluhan warga, mengatakan, dirinya menggarap lahan tersebut secara turun temurun sejak 1970 lalu, dengan menanam palawija berupa singkong dan jagung.

Tiba-tiba baru baru ini ada beberapa orang yang mencoba menawarkan sertifikat di lahan garapannya. Ini pun membuat resah warga.

ADVERTISEMENT

“Gimana tidak resah, orang datang ke rumah, ada yang nyamperin di ladang, membawa sertifikat tanah yang kami garap. Tujuannya meminta kami untuk membeli sertifikat tersebut,” kata Suparjo.

Keresahan juga dirasakan istri-istri mereka yang khawatir kehilangan ladang tempat sumber penghasilan utama selama ini.

“Makanya kami hari ini datangi kantor BPN agar bisa menemukan solusi lahan garapan kami yang telah diklaim oleh beberapa orang,” kata Suparjo, warga Desa Sripendowo, Kecamatan Bandar Sribhawono.

Direktur LBH Bandar Lampung Sumaindra Jarwadi menjelaskan, sebanyak 300 lebih warga merasa resah atas kedatangan beberapa orang yang mengklaim atas tanah garapan mereka.

Meskipun penggarap tidak memiliki legalitas jelas, secara faktual mereka menggarap secara turun temurun. Anehnya kata Sumaindra, di tahun 2021 tiba tiba muncul sertifikat atas nama orang lain bukan nama penggarap.

Lalu para petani penggarap didatangi oleh seseorang yang meminta para penggarap membeli sertifikat tanah dimaksud.

“Kami ke sini (BPN) menanyakan terkait terbitnya sertifikat tanah tersebut, sementara kawan-kawan penggarap selama ini tidak merasa mengurus permohonan penerbitan sertifikat tanah garapannya,” kata Sumaindra.

Sumaindra menduga terbitnya sertifikat diatas lahan seluas 400 hektare yang digarap oleh ratusan petani dari delapan desa di Lampung Timur ini adalah perbuatan mafia tanah.

“Sementara kawan kawan penggarap yang sudah turun temurun itu awalnya tanah hutan lindung register 38, makanya mereka tidak pernah mengajukan legalitas surat menyurat,” kata Indra.

Namun kata dia, sampai saat ini tanah tersebut masih ditanami jagung, kelapa, singkong dan sejenisnya artinya lahan tersebut masih menjadi garapan masyarakat sejak dulu.

Temuan warga, dalam sertifikat ada beberapa batas jalan dan sungai jika mengacu pada PP24 tahun 1097.

“Jika mengacu pada peraturan tersebut batas batas alam tidak bisa dimasukan dalam sertifikat ini rancu dan perlu ditelusuri persoalan tersebut,” kata Sumaindra.

Kepala Seksi Survei dan Pemetaan, Ferdinand yang menerima kedatangan puluhan warga atas konflik tanah garapannya, menegaskan agar warga membuat surat pengaduan terkait peta objek tanah yang dipersoalkan.

“Setelah mereka membuat surat aduan maka kami akan laporkan kepada pimpinan (BPN) Lampung Timur untuk melakukan rapat interen lebih dulu,” kata Ferdinand.

Ferdinand mengaku warga yang datang juga membawa fotokopi sertifikat tanah yang dimiliki orang yang telah mengkalim tanah tersebut, namun dia belum bisa menegaskan sertifikat tersebut palsu atau tidak masih menjadi penyelidikan lebih lanjut.

(Asir)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Kabar Duka dari Bupati Lampung Timur Dawam Rahardjo

Next Post

Polsek Pardasuka Tangkap Pencuri Motor dan HP

Related Posts

Gotong Royong Warga dan Respons Pemerintah Jadi Model Penanganan Jalan Rusak
Berita

Gotong Royong Warga dan Respons Pemerintah Jadi Model Penanganan Jalan Rusak

Feb 16, 2026
Dari Halaman Rumah ke Pasar, Pepaya Warga Mekar Jaya Siap Diserap SPPG
Berita

Dari Halaman Rumah ke Pasar, Pepaya Warga Mekar Jaya Siap Diserap SPPG

Feb 10, 2026
Menteri PU Pantau Langsung Kondisi Jembatan Way Bungur, Optimalkan Mobilitas Warga
Berita

Menteri PU Pantau Langsung Kondisi Jembatan Way Bungur, Optimalkan Mobilitas Warga

Feb 5, 2026
Pemkab Lampung Timur Dorong Cocoa Agroforestry Berbasis Komunitas
Berita

Pemkab Lampung Timur Dorong Cocoa Agroforestry Berbasis Komunitas

Feb 4, 2026
Sistem Tumpang Sari Dongkrak Nilai Kakao Lampung Timur
Berita

Sistem Tumpang Sari Dongkrak Nilai Kakao Lampung Timur

Feb 4, 2026
Jembatan Belum Terbangun, Pelajar Lampung Timur Terpaksa Naik Getek
Berita

Jembatan Belum Terbangun, Pelajar Lampung Timur Terpaksa Naik Getek

Feb 2, 2026
Next Post
Polsek Pardasuka Tangkap Pencuri Motor dan HP

Polsek Pardasuka Tangkap Pencuri Motor dan HP

Bangunan Rutan Sukadana Masuk Radar Pengecekan

Bangunan Rutan Sukadana Masuk Radar Pengecekan

Lampung Selatan Ekspo Ditutup

Lampung Selatan Ekspo Ditutup

Pekon Kiluan Negeri Tanggamus Raih Juara 2 Nasional Ajang Lomba Desa Wisata

Pekon Kiluan Negeri Tanggamus Raih Juara 2 Nasional Ajang Lomba Desa Wisata

NGO Koalisi Masyarakat Peduli Lampung Ungkap Perselingkuhan Dewan Guru

NGO Koalisi Masyarakat Peduli Lampung Ungkap Perselingkuhan Dewan Guru

banner 300250

Berita Terkini

  • Aviator игра Pin Up – новое слово в казахстанском онлайн‑казино
  • Mejores Mastercard Online Casinos en Línea: Una Visión General Extensa
  • Warga Pekon Sukoharjo 3 Digegerkan Penemuan IRT Meninggal Dunia
  • PT Sumatraco Langgeng Makmur Dorong Produktivitas dan Kepedulian di Bulan Ramadan
  • Sosialisasi MBG di Balai Pekon Podomoro Bahas Menu dan Manfaat
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In