• Redaksi
  • Tentang Kami
Jumat, Januari 23, 2026
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Pantau Lampung
  • Kriminal
  • Politik
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Opini
  • Pendidikan
  • Hiburan
Home Ruwa Jurai Lampung Selatan

Bustami Zainudin: Penting dan Strategis Penanaman Budaya Luhur Melalui Wayang Kulit

djadinEditordjadin
Jul 21, 2023
A A
Bustami Zainudin: Penting dan Strategis Penanaman Budaya Luhur Melalui Wayang Kulit
ADVERTISEMENT

LAMPUNG SELATAN, PL– Paguyuban Keroncong Sri Gading dan Ikmal pimpinan Drs. H. Soegiarso dalam rangka menyambut Tahun Baru Hijriyah 1445 sekaligus malam suroan, menyelenggarakan ruwatan dan Pagelaran Wayang Kulit pada Selasa (18/7/2023), di Hajimena, Natar, Lampung Selatan.

Senator asal Lampung Bustami Zainudin, hadir dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif pagelaran wayang kulit ini.

Ketika dimintain tanggapan atas pagelaran tersebut, Bustami menyatakan bahwa pentas seni wayang kulit memiliki banyak makna filosofis.

BeritaTerkait

Salma Alika Nur Buktikan Talenta Muda Daerah Layak Diperhitungkan

Praktisi Luka dan Peran Keluarga dalam Menyelamatkan Remaja dari Luka Dekubitus

“Dalam wayang kulit ini banyak sekali makna, misalnya pengetahuan sederhana saya ada sisi kanan dan kiri (pada kelir), dan itu ada yang jahat dan yang baik, yang jahat pasti dikalahkan oleh yang baik,” tuturnya.

Di samping itu, pagelaran wayang kulit ini juga memiliki nilai persatuan, tidak boleh sombong dan lain-lain,” tandas Bustami yang juga mantan pembina Pepadi Kabupaten Way Kanan.

ADVERTISEMENT

Selain itu, Bustami juga berharap kepada generasi muda untuk turut berpartisipasi dalam melestarikan budaya lokal dan nasional, yang salah satunya wayang kulit yang telah di tetapkan sebagai salah satu warisan budaya dunia oleh United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

Ada pesan yang ditangkap oleh Bustami dalam pagelaran malam ini, yang seharusnya menjadi pegangan dan rujukan generasi muda bangsa yaitu konsistensi dan tekun dalam menuntut ilmu merupakan salah satu bentuk implementasi nyata dalam menghadapi perkembangan zaman.

“Dunia ini akan ditentukan oleh orang orang yang pintar-berilmu, kepintaran semua masyarakat akan menentukan masa depan kita. Begitulah generasi muda/Milenial seharusnya dalam menggeluti ilmu. Kemajuan dan perkembangan ilmu baru, harus terus kita pelajari karena ilmu baru akan jadi referensi untuk kita bergerak maju,” ujarnya.

Bustami mengakui sebagai putra Lampung asli, tidak begitu faham tentang tokoh tokoh dalam wayang kulit, namun setiap pagelaran wayang kulit dengan lakon tertentu pasti akan memberi pesan adiluhung. Para tokoh memberi gambaran nyata akan kompleksitas persoalan hidup. Kita mesti pandai menangkap pesan itu.

Agar ke depan wayang kulit semakin mendapat tempat dihati masyarakat terutama pada kalangan pelajar, mahasiswa dan generasi muda bangsa maka pagelaranya perlu digarap lebih kekinian tanpa harus menghilangkan substansi dan filosopi dasarnya.

Waktu tayang atau mulai pagelaranya bisa dibuat lebih awal dan paket pagelarannya dibuat lebih singkat, cukup 2-3 jam misalnya. Sehingga pergelaran tidak mesti dimulai ketika sudah larut malam dan harus berakhir pada dini hari bahkan sampai subuh. Tentu perubahan perubahan ini mesti dilakukan secara bertahap.

Bustami yang juga Wakil Bupati dan Bupati Way Kanan Periode 2005-2015 ini jug memberikan apresiasi yang tinggi atas munculnya Wayang Kulit berbahasa Lampung dengan tokoh wayang yang khas Lampung, berbeda dengan model wayang kulit yang selama ini kita kenal.

Tentu, ini merupakan inisiatif dan terobosan yang luar biasa, sebagai bagian dari upaya mengenalkan dan melestarikan seni budaya Lampung melalui seni yang sudah sangat dikenal dan populer di masyarakat.

(*)

ShareTweetSendShare
Previous Post

Aparatur di Pesisir Barat Tingkatkan Kemahiran Berbahasa Indonesia

Next Post

Inisiasi Bantuan untuk Keluarga Korban, Komite SD Islam Az Zahra: Kita Semua Keluarga

Related Posts

Lapas Kalianda Dorong WBP Melek Huruf Demi Masa Depan Lebih Baik
Berita

Lapas Kalianda Dorong WBP Melek Huruf Demi Masa Depan Lebih Baik

Jan 21, 2026
Natal di Balik Jeruji, Lapas Kalianda Bangun Harapan Warga Binaan
Berita

Natal di Balik Jeruji, Lapas Kalianda Bangun Harapan Warga Binaan

Jan 20, 2026
Bupati Egi Pastikan Normalisasi Usai Banjir Natar
Berita

Bupati Egi Pastikan Normalisasi Usai Banjir Natar

Jan 18, 2026
Dapur SPPG Kedaton 2 Jalani Pemeriksaan Kesehatan Tahap Kedua
Berita

Dapur SPPG Kedaton 2 Jalani Pemeriksaan Kesehatan Tahap Kedua

Jan 18, 2026
Dari Lapas untuk Ketahanan Pangan, SAE Kalianda Panen Patin dan Sayuran Hijau
Berita

Dari Lapas untuk Ketahanan Pangan, SAE Kalianda Panen Patin dan Sayuran Hijau

Jan 16, 2026
Edwin Apriandi Resmi Nahkodai PWI Lampung Selatan, Fokus Profesionalisme Wartawan
Berita

Edwin Apriandi Resmi Nahkodai PWI Lampung Selatan, Fokus Profesionalisme Wartawan

Jan 15, 2026
Next Post
Inisiasi Bantuan untuk Keluarga Korban, Komite SD Islam Az Zahra: Kita Semua Keluarga

Inisiasi Bantuan untuk Keluarga Korban, Komite SD Islam Az Zahra: Kita Semua Keluarga

14 Putra Putri Terbaik Pringsewu Dinyatakan Lulus Seleksi Bintara Polri

14 Putra Putri Terbaik Pringsewu Dinyatakan Lulus Seleksi Bintara Polri

Kejari Tanggamus Beri Kado Bhakti Adhiyaksa, Tangkap 3 Tersangka Kasus Korupsi

Kejari Tanggamus Beri Kado Bhakti Adhiyaksa, Tangkap 3 Tersangka Kasus Korupsi

Revisi Undang-Undang Desa Dikhawatirkan Hilangkan Netralitas Kades

Revisi Undang-Undang Desa Dikhawatirkan Hilangkan Netralitas Kades

Rektor IIB Darmajaya Dr. Ir. H. Firmansyah Y. Alfian, MBA., M.Sc.

Pertama di Bandar Lampung, Kampus ini Dapat Izin Buka Program RPL

banner 300250

Berita Terkini

  • Salma Alika Nur Buktikan Talenta Muda Daerah Layak Diperhitungkan
  • Praktisi Luka dan Peran Keluarga dalam Menyelamatkan Remaja dari Luka Dekubitus
  • Perkara Forkopimda Masuk MK, LSM PRO RAKYAT Soroti Potensi Intervensi Aparat di Daerah
  • (tanpa judul)
  • Lapas Kalianda Dorong WBP Melek Huruf Demi Masa Depan Lebih Baik
Pantau Lampung

Selamat datang di Pantau Lampung, portal berita yang mengabarkan secara cermat dan tepat tentang berbagai peristiwa dan perkembangan terkini di Provinsi Lampung. Kami hadir untuk menjadi sumber informasi terpercaya bagi masyarakat Lampung dan pembaca di seluruh Indonesia.

  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Pojok Lampung
  • Politik
  • Peristiwa
  • Ruwa Jurai
    • Bandar Lampung
    • Lampung Barat
    • Lampung Selatan
    • Lampung Tengah
    • Lampung Timur
    • Lampung Utara
    • Mesuji
    • Metro
    • Pesawaran
    • Pringsewu
    • Tanggamus
    • Pesisir Barat
    • Tulang Bawang
    • Tulang Bawang Barat
  • Lifestyle
    • Entertainment
    • Hiburan
    • Fashion
  • Network
  • Indeks
  • ePAPER

© 2024 Pantaulampung.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In